KIR Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di Padang Besi Mati 

Truk maut yang penyebab kecelakaan beruntun di Padang besi. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Truk maut yang penyebab kecelakaan beruntun di Padang besi. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id – Dinas Perhubungan Kota Padang mengungkap masa uji berkala atau KIR Truk Hino BM 9936 KU yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang-Indarung, Lubuk Kilangan, telah mati sejak 2 Maret 2026. Hal ini menunjukkan truk tidak laik jalan namun tetap beroperasi. 

“Setelah dicek, KIR kendaraan tersebut memang sudah mati sejak 2 Maret 2026,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani duhubungi Langgam.id, Senin (11/05/2026)..

Yudi menyebutkan berdasarkan data yang ada di sistem, pengawasan uji KIR truk terdaftar di wilayah Dinas Perhubungan Kabupaten Limapuluh Kota. Dugaan pelanggaran administrasi ini nantinya menjadi bagian dari penanganan kepolisian.

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kendaraan tersebut menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Limapuluh Kota. Kami hanya melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang beroperasi dan terdaftar di wilayah Kota Padang,” kata dia.  

Sebagai langkah antisipasi, Yudi mengaku akan meningkatkan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang, khususnya terkait kelengkapan dan masa aktif KIR guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sementara itu, terkait perusahaan pemilik truk maupun asal muatan brondolan sawit yang dibawa kendaraan saat kecelakaan terjadi, Dinas Perhubungan mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

Kecelakaan beruntun ini melibatkan enam kendaraan. 14 orang jadi korban, empat orang di antaranya yang merupakan satu keluarga dinyatakan meninggal dunia.

Hasil penyelidikan sementara kepolisian dan pengakuan sopir, kecelakaan diduga disebabkan tidak berfungsinya pengereman atau rem blong. Saat ini, sopir truk bernama Abdul Rahman (29), jalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.  (KSR)

Baca Juga

Sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan, Sabtu-Senin
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sumbar, Padang hingga Mentawai Perlu Waspada 8 Juni 2026
Pengadaan barang rumah tangga di rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menjadi sorotan.
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Pemprov Sumbar Gelontorkan Anggaran Rp3,7 Miliar untuk Jasa Keamanan Kantor Gubernur
Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP
Kronologi Dua Orang Tertembak Peluru Nyasar di UNP
Anggaran untuk fasilitas rumah dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar menuai kritik.
Anggaran Miliaran Rupiah Memoles Rumah Dinas Pejabat Sumbar