Kini, Pembayaran Zakat di Padang Bisa Non Tunai

Zakat non tunai di Padang

Kepala Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama A memperagakan pembayaran zakat non tunai. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Bank Indonesia perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) meresmikan pembayaran zakat, infak, dan sedekah tanpa uang tunai. Sehingga masyarakat Sumbar yang menjadi muzakki atau dikenai kewajiban bayar zakat bisa membayar ke Badan Nasiona Amil Zakat (Baznas) Sumbar atau ke masjid dimana pun tanpa uang cash.

Penggunan pembayaran ini ditetapkan dalam peresmian penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk penerimaan zakat/infaq/sedekah di masjid-masjid dan Baznas Sumbar, di Masjid Raya Sumbar, Selasa (14/1/2020).

Kepala BI Perwakilan Sumbar, Wahyu Purnama A, mengatakan penggunaan QRIS untuk mempermudah masyarakat dalam memberikan zakat. Bahkan pengirimannya bisa dilakukan di rumah masing-masing.

“Kita bisa mengirimkan selama kita punya stiker dan aplikasinya, kita menggunakan teknologi sehingga cepat dan langsung, tidak harus di masjid juga,” katanya.

Menurutnya, pembayaran bisa dilakukan oleh semua bank pemerintah maupun bank swasta. Adapun bank yang belum bisa juga masih dalam proses, seperti Bank Nagari.

Ke depan, pembayaran nanti juga akan bisa dilakukan di semua masjid-masjid di Sumbar. Uang yang dibayarkan akan langsung masuk ke rekening Baznas Sumbar nantinya.

“Pemerintah sudah lama menggalakan pembayaran non tunai sejak tahun 2015. Banyak negara di dunia yang sudah menerapkan pembayaran elektronik,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengapresiasi BI yang telah memberikan fasilitas pembayaran non tunai untuk membayarkan zakat.

“Memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk membayar berbagai transaksi termasuk zakat dan sedekah, dengan ini kita bisa aman nyaman dan mudah urusan pembayaran,” katanya.

Dia mengatakan dengan pembayaran non tunai juga mendapat mencegah kebocoran uang masuk. Seperti pembayaran lainnya, berapa uang yang diberikan akan langsung masuk ke rekening dan uang akan sesuai dengan berapa yang masuk. (Rahmadi/ICA)

 

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre