Ketua Apeksi: Perputaran Uang di Padang Selama Rakernas Capai Rp38 M

Ketua Apeksi: Perputaran Uang di Padang Selama Rakernas Capai Rp38 M

Ketua Apeksi Bima Arya dan Wali Kota Padang Hendri Septa. [Dok. Kominfo]

Langgam.id – Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya menilai, perputaran uang selama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi XV di Padang mencapai Rp38 miliar.

Menurutnya, perputaran paling besar terjadi di sektor hotel dan akomodasi. Selama Rakernas Apeksi, dua sektor itu akan menyedot uang hingga Rp30 miliar.

Kemudian sektor lain, yang tak kalah ketiban untung, yakni perputaran uang selama Indonesia City Expo (ICE). Di pameran dan bazar itu, Bima Arya memperkirakan uang beredar sebanyak Rp3 miliar.

Kemudian di sektor wisata, kuliner dan belanja sekitar Rp4 miliar. Termasuk untuk spanduk, baliho, dan lainnya yang mencapai Rp1 miliar.

“Ada banyak tamu yang datang. Perputaran uang akan sangat luar biasa,” kata Bima Arya di depan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Wali Kota Padang Hendri Septa, serta seluruh wali kota yang hadir.

Pelaksanaan Rakernas sendiri digelar Senin (8/8/2022) di Hotel Truntum. Rakernas Apeksi XV dibuka Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Selama empat hari ke depan, Padang dikerubungi tamu dari seluruh kota di Indonesia.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengaku senang atas kedatangan wali kota se-Indonesia. Menjadi tuan rumah Rakernas Apeksi sudah lama diimpikan.

“Kita akan layani semua wali kota dan undangan yang hadir. Jika ada yang kurang, tolong beritahu kami,” kata Hendri Septa.

Baca Juga: Ketum Apkasi Sutan Riska Dukung Penuh Rakernas Apeksi ke-15 di Kota Padang

Pada welcome dinner Minggu (7/8/2022) itu, seluruh wali kota hadir. Tampak hadir juga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, beserta sejumlah undangan lainnya.

Ikuti berita Kota Padang – berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Penghuni Huntara Menanti Hunian yang Dijanjikan
Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta
Iduladha 2026: Harga Sapi Kurban Naik di Padang, 1 Ekor Capai Rp18 Juta
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
Dosen Fakultas Syariah UIN IB Padang Aidil Aulya (ist)
Padang Darurat Air dan Alasan Usang yang Berulang!
Polres Padang Panjang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan kerugian laptop dan handphone dari sebuah
Polisi Ringkus Ibu dan Anak Terlibat Pencurian Emas di Padang