Langgam.id — Bank Nagari menegaskan komitmennya mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah melalui penguatan kerja sama dengan para pengembang perumahan di Sumatera Barat.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Nagari dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APERNAS Sumbar di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Selasa (14/7/2026).
Kerja sama itu difokuskan pada penyediaan layanan perbankan dan pembiayaan perumahan guna memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah, khususnya rumah sederhana.
Dalam penandatanganan MoU tersebut, Bank Nagari diwakili Wakil Pemimpin Divisi Kredit dan Mikro Banking Fauzan, Pemimpin Bank Nagari Cabang Lubuk Basung Abdul Rahman, serta jajaran Grup Sinergi Kelembagaan. Sementara APERNAS Sumbar diwakili Ketua DPW APERNAS Sumbar Yerno Arsel S bersama para pengembang yang tergabung dalam organisasi tersebut.
Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli, mengatakan kolaborasi dengan APERNAS Sumbar merupakan bagian dari upaya Bank Nagari memperkuat dukungan terhadap sektor perumahan sekaligus menyukseskan Program Nasional 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Menurutnya, kerja sama dengan pengembang menjadi langkah strategis agar masyarakat semakin mudah memperoleh akses pembiayaan kepemilikan rumah melalui layanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran.
“Melalui kerja sama ini, Bank Nagari ingin memperkuat kolaborasi dengan para pengembang yang tergabung dalam APERNAS Sumbar sehingga layanan perbankan, khususnya pembiayaan kredit perumahan, dapat diakses lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran oleh masyarakat,” kata Hafid.
Ia menilai sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha, mulai dari industri bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Karena itu, Bank Nagari terus menghadirkan berbagai produk pembiayaan yang kompetitif, baik untuk masyarakat maupun pengembang. Selain Kredit Pemilikan Rumah (KPR), bank daerah tersebut juga menyediakan fasilitas kredit konstruksi serta layanan transaksi perbankan yang terintegrasi.
Hafid menegaskan Bank Nagari tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan, dengan tetap memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan antara Bank Nagari dan APERNAS Sumbar, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyediaan pembiayaan perumahan yang mudah diakses serta mendorong pertumbuhan sektor properti di Sumatera Barat,” ujarnya.
Sebelumnya, Bank Nagari juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah asosiasi pengembang, di antaranya Realestat Indonesia (REI) dan APERSI. Sinergi dengan APERNAS Sumbar diharapkan semakin memperluas jangkauan pembiayaan perumahan di daerah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembiayaan rumah bersubsidi, Bank Nagari juga menjalankan Program Referral Kredit/Pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Melalui program ini, setiap peserta yang berhasil mereferensikan debitur hingga pembiayaan FLPP direalisasikan akan memperoleh insentif sebesar Rp350 ribu per debitur.
Bank Nagari menyiapkan total pagu dana Rp150 juta untuk program tersebut dengan skema racing, sehingga peserta yang paling cepat dan paling banyak merealisasikan referensi berpeluang memperoleh insentif lebih besar.
Melalui kolaborasi dengan para pengembang, Bank Nagari optimistis dapat memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak huni sekaligus mendukung percepatan pelaksanaan Program Nasional 3 Juta Rumah dan mendorong pertumbuhan sektor properti di Sumatera Barat. (HER)





