Langgam.id – PT Bank Nagari melalui Unit Usaha Syariah (UUS) terus memperkuat perannya sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) di Sumatera Barat. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui peningkatan layanan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan ibadah haji sejak dini.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kolaborasi bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam Safari Haji bertajuk Tahari: Langkah Pasti Menuju Baitullah yang digelar di Hotel Mercure Padang, Jumat (31/7/2026).
Direktur Kredit dan Syariah PT Bank Nagari, Hafid Dauli, mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari sebagai bank penerima setoran haji terus meningkat.
Pada 2025, sebanyak 4.598 dari total 8.451 calon jemaah haji yang memperoleh porsi di Sumatera Barat mendaftar melalui Bank Nagari. Capaian tersebut membuat Bank Nagari menguasai pangsa pasar sebesar 54,41 persen.
“Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat terus meningkat. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan haji kepada masyarakat Sumatera Barat,” kata Hafid.
Ia menjelaskan, hingga pekan ketiga Juli 2026, Bank Nagari telah melayani 2.584 calon jemaah haji atau menguasai pangsa pasar sebesar 46,67 persen dari total 5.537 calon jemaah yang memperoleh porsi haji di Sumatera Barat.
Selain melayani proses pendaftaran, pada musim haji 2026 Bank Nagari juga memfasilitasi pelunasan biaya haji bagi 1.169 jemaah melalui 34 kantor cabang yang tersebar di berbagai daerah.
“Kami ingin hadir dalam setiap tahapan perjalanan ibadah haji masyarakat, mulai dari menabung, memperoleh porsi, melunasi biaya haji, hingga mengantarkan keberangkatan mereka. Kehadiran Bank Nagari di berbagai daerah merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang dekat dan merata,” ujarnya.
Hafid menambahkan, Bank Nagari akan terus memperluas layanan syariah, termasuk melalui Program Gerakan Tabungan Haji Muda yang menyasar kalangan pelajar di Sumatera Barat.
Menurutnya, kolaborasi dengan BPKH juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengelolaan dana haji yang profesional, transparan, dan memberikan nilai manfaat bagi calon jemaah selama masa tunggu keberangkatan.
Sementara itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan masyarakat perlu mempersiapkan ibadah haji sejak dini, baik dari sisi spiritual maupun finansial.
Melalui Safari Haji Tahari, kata dia, BPKH bersama Bank Nagari memberikan edukasi mengenai mekanisme pendaftaran haji, pengelolaan dana haji, nilai manfaat selama masa tunggu, hingga pemanfaatan BPKH Apps yang memungkinkan calon jemaah memantau perkembangan dana, estimasi keberangkatan, dan berbagai informasi layanan haji secara transparan.
Harry berharap sinergi BPKH dan Bank Nagari semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana haji sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat Sumatera Barat mendaftar haji sejak usia produktif. (HER)






