Langgam.id – Informasi mengenai Pertalite yang diduga bercampur semen dan menyebabkan kendaraan mogok di Sumatra Barat (Sumbar) ramai beredar di media sosial.
Menindaklanjuti informasi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga melakukan pemeriksaan kualitas Pertalite di sejumlah SPBU di Sumbar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas produk yang disalurkan kepada masyarakat.
“Sebagai tindak lanjut atas informasi dan masukan yang disampaikan masyarakat terkait Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Sumatera Barat, Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas produk secara menyeluruh untuk memastikan kondisi produk di lapangan,” kata Fahrougi, Minggu (27/9/2026).
Pertamina Patra Niaga juga melakukan pengecekan terhadap penerimaan BBM bersubsidi jenis JBKP serta hasil pengujian laboratorium terbaru.
Berdasarkan sampling dan pengujian awal yang dilakukan di sejumlah SPBU, Fahrougi menyebut tidak menemukan campuran air dalam sampel Pertalite yang diperiksa. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan nilai densitas produk masih berada dalam rentang spesifikasi yang ditetapkan.
Meski demikian, pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan. Pertamina mengambil sampel Pertalite dari sejumlah SPBU untuk diuji oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta Lemigas, badan pengujian bahan bakar di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Pengambilan sampel lanjutan dilakukan di enam SPBU yang berada di Kota Padang dan Kabupaten Agam,” ucapnya.
Enam SPBU tersebut yakni SPBU 14.251.519 Sawahan, SPBU 14.252.521 Ranah, dan SPBU 14.252.582 Jati di Kota Padang. Kemudian SPBU 14.264.566, SPBU 13.261.073, serta SPBU 14.261.532 di Kabupaten Agam.
Fahrougi mengungkapkan, pengujian dilakukan untuk memastikan kualitas produk di titik penyaluran sekaligus mendapatkan gambaran kondisi Pertalite secara menyeluruh.
“Pengujian terhadap sampel tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pertamina memastikan kualitas produk pada titik-titik penyaluran dan memperoleh gambaran kondisi produk secara menyeluruh,” jelasnya.
Pertamina, lanjutnya, menghargai setiap informasi maupun keluhan yang disampaikan masyarakat. Informasi tersebut menjadi bahan pemantauan dan evaluasi perusahaan untuk memastikan kualitas BBM dan pelayanan kepada konsumen tetap terjaga.
Pertamina juga memastikan pengawasan kualitas BBM dilakukan secara berkala, mulai dari proses penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran kepada masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga kualitas BBM mulai dari proses penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran kepada masyarakat,” kata dia.
Hasil pemeriksaan lanjutan akan disampaikan Pertamina sesuai dengan hasil pengujian di lapangan. (WAN)





