Kementerian PUPR Alokasikan Rp40 Miliar Bangun Tanggul di Sungai Batang Tapan

Sungai batang tapan

Bupati Pessel Rusma Yul meninjau Sungai Batang Tapan [dok.Pemkab Pessel]

Langgam.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran Rp40 miliar untuk membangun tanggul di Sungai Batang Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar)

“Dana sebesar itu digunakan untuk membangun tanggul sepanjang satu kilometer di titik kritis pada aliran Sungai Batang Tapan,” kata Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar,Rabu (6/10/2021).

Ia menambahkan, pembangunan tanggul untuk meminimalkan banjir yang kerap terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Tapan.

Mempercepat pelaksanaan kegiatan, pihaknya telah mendorong agar camat dan tim segera menuntaskan pembebasan lahan.

“Mudah-mudahan pembangunan tanggul berjalan lancar, dan sesuai dengan rencana,” ujarnya.

Kepala Dinas PSDA Pesisir Selatan, Doni Gusrizal mengatakan pembangunan tanggul permanen diharapkan mampu menjawab persoalan banjir akibat luapan sungai

Baca juga: Guru Mengaji di Airpura Pesisir Selatan Hilang Saat Menjaring Ikan

“Berdasarkan kalkulasi kami untuk penanganan secara keseluruhan dibutuhkan anggaran lebih kurang Rp600 miliar, dan hal ini akan terus diupayakan,” sebutnya.

Secara keseluruhan panjang Sungai Batang Tapan mencapai 64 kilometer, dan melintasi empat kecamatan yakni Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa Ampek Balai Tapan, Pancung Soal, dan Airpura.

Sejak dua tahun terakhir, khususnya warga di Ranah Ampek Hulu Tapan, dan Basa Ampek Balai Tapan kerap dilanda bencana banjir.

Banjir terparah terjadi di sejumlah nagari seperti Nagari Binjai, dan Kampung Tengah.

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda