Keluhan PKL dan Ojek Online Hadapi Perpanjang PPKM Level 4 di Padang

perpanjangan ppkm padang

Safnidar salah seorang penjual camilan di Simpang Anduring. [Foto:M.Afdal Afrianto/Langgam.id].

Langgam.id – Pemerintah kembali memutuskan memperpanjang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Perpanjangan PPKM Level 4 di Padang itu berlaku mulai 7 sampai 20 September 2021.

Menyikapi perpanjang PPKM di Kota Padang, Safnidar salah seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Anduring, Padang, mengaku makin kesulitan. Sebab sejak pembelakuan PPKM di Kota Padang ekonomi dia terganggu.

“PPKM di Kota Padang selalu di perpanjang. Dari perpanjangan ini, ekonomi saya selaku pedagang kecil sangat terdampak. Dulu sebelum pandemi saya menjual sarapan pagi di dekat sini. Tapi sejak ada pandemi dan pembatasan kegiatan, saya tidak dapat lagi berjualan sarapan pagi. Ini dampak yang saya rasakan selama pandemi ini, dan juga saya baru beberapa hari berjualan di sini,” Safnidar saat ditemui, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 di 23 Kabupaten dan Kota, Termasuk Padang

Dia berharap secepatnya Kota Padang keluar dari PPKM level 4. Hal ini menurutnya bisa membangun kembali ekonomi masyarakat Kota Padang.

“Cukup ini yang terakhir untuk PPKM level 4 di Padang, semoga setelah perpanjang ini Kota Padang kembali normal. Tidak ada lagi pembatasan bagi kami masyarakat kecil dalam mencari nafkah,” ucapnya.

Keluhan lainnya dilontarkan Basril, warga yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Tidak adanya sekolah tatap muka akibat PPKM membuat pendapatannya juga menurun drastis.

“Dulu walau pandemi, anak-anak ada yang ke Sekolah masih ada. Masih lumayan pendapatan saya. Tapi memang sejak PPKM dan anak-anak tidak sekolah pendapatan saya sangat menurun. Dan akhir-akhir ini saya mendengar kabar sekolah tatap muka ada lagi setelah PPKM turun level. Eh tapi gak jadi, karena masih di perpanjang PPKM di Padang,” sebutnya.

“Saya berharap walau di masa perpanjang PPKM, sekolah tetap jadi diterapkan. Karena kasihan melihat anak-anak kita ini,” lanjutnya.

Terkiat perpanjangan PPKM, Pemko mengatakan terus berupaya menekan penyebaran covid-19. Diharapkan nanti pada 20 September PPKM berakhir, maka Kota Padang bisa keluar dari PPKM Level 4 atau turun level.

“Kita ikuti saja, mungkin harus sampai titik nol positif kali, jadi ini kita jadikan cambukan bagi Kota Padang agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius.

 

 

Tag:

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre