Kejahatan di Padang Menurun Selama 2021, Polisi: Masyarakat Sudah Merasa Aman

Langgam.id-kejahatan di Padang

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir memberikan keterangan saat jumpa pers di Mapolresta Padang, Jumat (31/12/2021). [foto: Irwanda/langgam.id]

Langgam.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mengklaim angka kejahatan di wilayah hukumnya menurun selama 2021. Persentase penurunan bahkan mencapai 60,34 persen atau hanya 1.104 kasus kejadian.

Dibandingkan untuk tahun 2020 kasus kejahatan mencapai 2.784 kasus. Dengan demikian terdapat penurunan kasus sebesar 1.680 laporan.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengungkapkan, bahwa penurunan angka kejahatan ini merupakan prestasi. Apalagi, pihaknya selama ini juga telah banyak menyelesaikan perkara yang sempat menunggak.

“Januari sampai sekarang masyarakat Padang sudah merasa aman. Kejadian kejahatan menurun, penyelesaian perkara meningkat. Tunggakan kasus di tahun 2020 diselesaikan,” kata Imran saat jumpa pers di Mapolresta Padang, Jumat (31/12/2021).

Imran mengatakan, tidak ada lagi kasus kejahatan yang menonjol yang terjadi di Kota Padang. Bahkan pencurian dengan kekerasan seperti jambret hingga perampokan minim terjadi.

“Ini data kami sampaikan. Nominasi kejahatan hanya pencurian biasa, bongkar rumah, curanmor. Ini jadi pekerjaan rumah bagi kami menyelesaikan perkara yang masih menunggak,” jelasnya.

Baca juga: Razia Vaksin di Padang, 2 Pria Ketahuan Masukkan Sabu Dalam Mulut

Namun Imran menegaskan, pihak bisa dikatakan hampir dari kasus yang ada semuanya terungkap. Di antaranya seperti pencurian biasa yang terungkap sebanyak 891 kasus.

“Penyelesaian perkara meningkat mencapai 254 persen dibandingkan tahun sebelumnya 101 persen. Semua hampir terungkap,” tuturnya.

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar