Kebakaran Kembali Terjadi di Agam, Kerugian Ditaksir Rp650 juta

Tiga Kebakaran Terjadi di Bukittinggi-Agam Selang Satu Jam

Ilustrasi Kebakaran [Ilustrasi : Pixabay]

Langgam.id – Satu unit rumah semi permanen di Jorong Limo Kampuang, Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam terbakar, Rabu (24/11/2021).

Berdasarkan informasi resmi Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Selain rumah semi permanen tersebut, tiga unit rumah lainnya turut terkena dampak si jago merah.

Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 650 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa meski kerugian mencapai ratusan juta.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kebakaran. Informasi yang dihimpun Langgam.id, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Untuk menjinakkan api, enam unit mobil pemadam kebakaran turun langsung meredakan amukan si jago merah. Tiga unit berasal dari armada Kabupaten Agam, dua unit dari Kota Bukittinggi dan satu unit dari Kota Padang Panjang.

“Pihak kepolisian, Palang Merah Indonesia dan masyarakat setempat turut membantu meredakan api yang membara,” kutip Langgam.id dari rilis resmi akun @damkarkotabukittinggi. (*/Mg. Fauziah Salsabila)

Baca Juga

10 Ruko Terbakar di Sijunjung: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
10 Ruko Terbakar di Sijunjung: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.
4 Hektare Lahan Terbakar di Tanah Datar, Bakal Dijadikan Ladang Jagung
Kebakaran 2 Rumah di Lubeg, Kerugian Capai Rp800 Juta
Kebakaran 2 Rumah di Lubeg, Kerugian Capai Rp800 Juta
Puluhan sepeda motor dengan knalpot brong yang diamankan Polres Agam. (Dok. Polisi)
Polres Agam Kandangkan 30 Motor Berknalpot Racing, Bikin Resah Masyarakat
1,5 Ha Lahan Terbakar di Nagari Aripan Solok
1,5 Ha Lahan Terbakar di Nagari Aripan Solok
Rumah gadang agam terbakar
Pria di Payakumbuh Bakar Rumahnya karena Sakit Hati dengan Keluarga, Merembet ke Rumah Tetangga