KBRI Beijing Luncurkan Buku 30 Tulisan Terbaik tentang Indonesia-Tiongkok

Langgam.id — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing meluncurkan buku berjudul Indonesia-Tiongkok, Siapa Melakukan Apa? yang memuat 30 tulisan terbaik karya penulis Indonesia mengenai hubungan Indonesia dan Tiongkok.

Buku setebal 400 halaman tersebut diluncurkan Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun bersama Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) Al Busyra Basnur di KBRI Beijing, Senin (17/8/2026).

Peluncuran buku digelar setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di KBRI Beijing. Kegiatan dihadiri ratusan masyarakat Indonesia di Tiongkok, warga Indonesia yang datang langsung dari Tanah Air, sejumlah undangan serta keluarga besar KBRI Beijing.

Dalam sambutannya, Djauhari Oratmangun mengatakan buku tersebut penting dibaca karena memuat beragam pemikiran penulis Indonesia mengenai Indonesia dan Tiongkok, sekaligus gagasan untuk memperkuat hubungan kedua negara.

Sementara itu, Al Busyra Basnur mengatakan 30 tulisan yang dimuat dalam buku tersebut merupakan karya terbaik dari 727 tulisan yang masuk dalam Sayembara Menulis 2026.

Sayembara tersebut terbuka bagi masyarakat umum Indonesia dari berbagai profesi dan latar belakang. Tulisan-tulisan yang terpilih kemudian dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku yang diharapkan dapat memperkaya perspektif masyarakat mengenai hubungan Indonesia-Tiongkok.

“Buku ini berisi 30 tulisan terbaik dari 727 tulisan peserta yang mengikuti Sayembara Menulis 2026,” ujar Al Busyra.

Buku Indonesia-Tiongkok, Siapa Melakukan Apa? dieditori Al Busyra Basnur dan Taufan Teguh Akbari.

Sayembara menulis dan penerbitan buku tersebut diselenggarakan PPIT bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Beijing dan Indonesia China Partnership Institution (ICPI)–President University.

Dua pemenang utama Sayembara Menulis 2026, Ayu Prawitasari dan Sulthan Daffa Alzana, turut hadir dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus peluncuran buku di KBRI Beijing.

Ayu Prawitasari merupakan wartawan, redaktur dan penulis esai di Harian Solopos. Sementara Sulthan Daffa Alzana tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang.

Menurut Al Busyra, buku tersebut tidak berhenti pada penerbitan dalam bahasa Indonesia. Dalam waktu dekat, buku akan diterbitkan dalam bahasa Mandarin agar dapat menjangkau pembaca yang lebih luas di Tiongkok.

Selain itu, buku tersebut akan didiskusikan di berbagai perguruan tinggi dan lembaga di Indonesia maupun Tiongkok. Diskusi perdana dijadwalkan berlangsung di LSPR Institute of Communication and Business pada 7 September 2026.

“Diskusi buku tersebut untuk pertama kali akan diselenggarakan di LSPR Institute of Communication and Business tanggal 7 September 2026, disusul kemudian di berbagai perguruan tinggi dan lembaga di berbagai daerah di Indonesia dan Tiongkok,” kata Al Busyra.

Peluncuran dan rangkaian diskusi buku ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai hubungan Indonesia-Tiongkok, sekaligus memperkuat pemahaman publik terhadap peluang kerja sama kedua negara di berbagai bidang. (HER)

Baca Juga

Dosen UM Sumbar dan Upertis Latih Kader ‘Aisyiyah Cegah Stunting di Daerah Rawan Bencana
Dosen UM Sumbar dan Upertis Latih Kader ‘Aisyiyah Cegah Stunting di Daerah Rawan Bencana
PNP Padang Terima 2.513 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
PNP Padang Terima 2.513 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Polda Sumbar Ungkap 3 Kasus Narkoba Selama Sebulan, Begini Modusnya
Gubernur Sumbar Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Gubernur Sumbar Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Sedimentasi Batang Kuranji Berkurang, Penataan Muara Dinilai Lebih Mendesak
Sedimentasi Batang Kuranji Berkurang, Penataan Muara Dinilai Lebih Mendesak
Tahun Buku 2025, Bank Nagari Serahkan Dividen Rp339,25 Miliar kepada Pemegang Saham
Tahun Buku 2025, Bank Nagari Serahkan Dividen Rp339,25 Miliar kepada Pemegang Saham