Kawasan Pantai Padang Ditutup, Petugas Suruh Wisatawan Putar Balik

Kawasan Pantai Padang Ditutup, Petugas Suruh Wisatawan Putar Balik

Penutupan jalan masuk ke Pantai Padang. (foto: Rahmadi/langgam.id)

Langgam.id Petugas gabungan melakukan penutupan terhadap lokasi objek wisata Pantai Padang, Kota Padang di momen libur lebaran 1442 Hijriyah. Penutupan jalan dilakukan sejak 13 Mei 2021.

Penutupan ini dilakukan mencegah kerumunan untuk mengatasi penyebaran covid-19. Biasanya setiap tahun masyarakat berbondong datang ke kawasan pantai menikmati libur Hari Raya Idul Fitri.

Pedagang akan meraup untung dari masyarakat yang datang berwisata ke Pantai Padang. Namun, pada tahun ini kawasan wisata pantai padang ditutup oleh petugas kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Penutupan dilakukan di dekat simpang yang berada di depan Masjid Al Hakim Padang. Kemudian penutupan lainnya dilakukan dekat Hotel Pangeran atau Masjid Mujahidin Padang. Sementara setiap simpang juga dijaga oleh petugas.

Pihak kepolisian berjaga di setiap persimpangan memasuki kawasan objek wisata Pantai Padang. Petugas yang berjaga memasang barier pembatas jalan dan juga merentangkan tali agar tidak dimasuki masyarakat.

Selain itu, juga terdapat pihak kepolisian memarkirkan kendaraannya di setiap persimpangan masuk ke objek wisata. Orang yang diizinkan masuk hanya warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Walaupun sudah dijaga, tapi masih ada masyarakat yang datang sehingga diminta untuk diminta putar arah oleh petugas yang berjaga.

Kabag Ops Polresta Padang Kompol Andi Panringotan Lorena mengatakan, pihaknya berjaga agar tidak ada masyarakat datang ke kawasan objek wisata.

“Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 yang terbawa oleh wisata dari luar yang hendak ke Padang,” katanya, Sabtu (15/5/2021).

Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Pantai Padang untuk mengurungkan niatnya untuk datang. Sebab masyarakat tidak akan bisa masuk ke lokasi.

“Karena, setiap persimpangan suah ditutup dan dijaga petugas,” katanya.

Ia menambahkan, personel yang dikerahkan untuk penutupan lokasi wisata dari Polresta Padang berjumlah 400 personel. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre