Kata Wali Nagari Soal Lokasi Bocah Perempuan yang Diterkam Buaya di Agam

Langgam.id - Seorang warga di Sungai Mandiangin, Nagari Katiagan, Kabupaten Pasaman Barat dilaporkan hilang usai diterkam buaya.

Ilustrasi. [Foto: Bergadder/pixabay.com]

Berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang bocah perempuan diterkam buaya di Agam.

Langgam.id – Seorang bocah perempuan dilaporkan diterkam buaya di aliran Batang Masang, Jorong Plasma Padang Madani, Nagari Manggopoh Utara, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Senin (17/1/2022). Lokasinya merupakan tempat pemandian warga setempat.

Wali Nagari Manggopoh Utara, Ridwan mengatakan, lokasi bocah yang diterkam buaya itu memang kerap digunakan warga sebagai tempat pemandian.

“Biasanya, beberapa warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, memang mandi di sana. Seperti korban ini,” ujar Ridwan kepada Langgam.id, Senin (17/1/2022).

Di lokasi itu, jelas Ridwan, terdapat sebuah tepian mandi yang kerap digunakan warga setempat. Bahkan, akses ke lokasi juga terang dan bersih dari semak.

Meskipun demikian, menurut Ridwan, di aliran Batang Masang, populasi buaya memang cukup banyak. Sejumlah warga juga sering melihat buaya di sepanjang aliran sungai itu.

“Tapi, kalau di Nagari Manggopoh Utara, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi. Namun, di nagari tetangga kita, sepadan dengan kita, sudah pernah juga terjadi seperti ini, juga ada korban,” ungkapnya.

Ridwan berharap, agar pemerintah melalui pihak terkait menata konservasi buaya di Batang Masang. Sehingga, hal serupa tidak terjadi lagi. Setidaknya, kata Ridwan, warga tidak merasa was-was jika beraktifitas di sungai.

Sementara itu, BKSDA Sumbar, Ardi Andono mengatakan, pihaknya saat ini sudah berada di lokasi untuk upaya penanganan konflik buaya dan manusia itu. Ardi juga belum dapat memastikan bagaimana kelanjutannya.

Informasi yang diperoleh Langgam.id, warga bersama tim Search and Rescue (SAR) Gabungan, hingga saat ini masih terus berupaya mencari keberadaan korban. 

Diberitakan sebelumnya, bocah perempuan yang diterkam buaya utu bernama Nisa (9). Ia merupakan seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di daerah setempat.

Korban diterkam buaya saat hendak pulang ke rumah usai mandi di tepian bersama kakaknya, Neli. Ia diserang buaya saat baru berjalan beberapa meter. Sementara, rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi.

Baca juga: Belum Ditemukan, Tim Gabungan Terus Cari Bocah yang Diterkam Buaya di Agam

Saat diterkam buaya, kakak korban sempat berupaya menolong korban. Namun, upayanya gagal dan korban diseret buaya ke dalam air.

Dapatkan update berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Polisi Tangkap Pelajar 15 Tahun Terduga Pelaku Curanmor di Agam
7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi
7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang