Kata Siswa dan Wali Murid Soal Rencana Sekolah Tatap Muka di Padang

sekolah tatap muka

Ilustrasi sekolah. [pixabay.com]

Langgam.id – Rencana sekolah tatap muka di Kota Padang disambut positif siswa dan orang tua. Mereka merasa pembelajaran tatap muka di sekolah lebih efektif dibandingan belajar secara online atau dalam jaringan (daring).

Salah seorang siswa di Padang, Dehan Alfaiz, mengaku senang dengan rencana sekolah tatap muka itu. Siswa SMPN 34 Padang tersebut juga ingin segera kembali ke sekolah.

“Saya sangat mendukung rencana sekolah tatap muka ini, karena pasti lebih efektif dalam belajar saya kedepanya. Semoga ini akan berlanjut sekolah tatap muka,” kata Dehan, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Soal Rencana Sekolah Tatap Muka, Disdikbud Padang: Kalau PPKM Turun Level

Respons positif juga disampaikan Jasnisa, salah seorang wali murid SMA 1 Padang. Menurutunya sekolah tatap muka membuat siswa lebih semangat dalam belajar.

Meski begitu, dia tetap mewanti-wanti masih tingginya angka penularan Covid-19 di Padang. Jasnisa berharap pihak sekolah bisa menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk para siswa.

“Mengenai pandemi ini memang masi tinggi angkanya, dan saya menyakini sekolah tempat anaknya pasti akan melakukan prokes yang ketat dalam sekolah tatap muka,” ucap Jasnina.

Orang tua lainnya, Jasmaini, juga mendukung rencana itu. Kini dia menunggu kepastian waktu dimulainya pembelajaran tatap muka di tempat anaknya menuntut ilmu.

“Edaran dari sekolah tempat anak saya belum ada, semoga ini akan terealisasi kedepannya. Karena harapanya anak-anak akan lebih rajin dalam belajar. Dan Harapan untuk sekolah tatap muka agar anak lebih disiplin dalam prokes dan bertanggung jawab tentunya,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Habibul Fuadi pada Sabtu menyebut sekolah tatap muka akan dilangsungkan jika Kota Padang turun level dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dia menyebut rencana pembelajaran tatap muka di Padang sudah sangat matang. Hal ini karena Kota Padang sebelumnya pernah melakukannya di masa pandemi covid-19.

Sejalan dengan pernyataan Habibul, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan sekolah tatap muka akan digelar bila Kota Padang keluar dari PPKM Level 4. Sekolah tatap muka di Padang rencana dilaksanakan selang-seling.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre