Kasus Positif Corona di Klaster Pasar Raya Padang Jadi 18 Orang

Vaksin dan 3M Jurus Ampuh Lawan Covid-19

Ilustrasi Corona (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Penyebaran virus corona (covid-19) di klaster Pasar Raya, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), bertambah. Sebelumnya, kasus yang ditemukan terpapar hanya 17 menjadi naik 18 orang.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansarullah mengakui Pasar Raya menjadi klaster yang berkembang saat ini dalam penyebaran virus corona di wilayahnya. Para warga yang terdampak mayoritas merupakan pedagang.

“Ada kesulitan-kesulitan kami dalam tracking di klaster Pasar Raya Padang ini. Karena memang orang yang pergi ke pasar berganti dan berasal dari tempat yang berbeda, sehingga memang kami kesulitan,” katanya kepada wartawan saat jumpa pers online yang diadakan IJTI Sumbar, Selasa (22/4/2020) malam.

Mahyeldi meminta masyarakat yang pernah kontak dengan pedagang dapat memeriksa diri ke puskesmas. Sehingga, mata rantai penyebaran virus corona dapat diatasi segera mungkin.

“Kami sterilisasi di Pasar Raya, mudah-mudahan bisa kita hentikan perkembangan virus corona. Insyallah dengan berjalan sosialisasi dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) aktivitas perdagangan tidak terkait dengan pangan ditutup,” ujarnya.

Selain klaster, Mahyeldi mengungkapkan, Kelurahan Pegambiran juga menjadi klaster yang berkembang di Kota Padang. Klaster Pegambiran ini berada di pusat kesehatan dan perumahan warga.

“Klaster Pegambiran sudah tujuh kasus, di antaranya empat orang pegawai kami di puskesmas dan tiga orang warga sekitar. Ini klaster Pegambiran dalam tahap berkembang saat ini,” tuturnya.

Perlu diketahui, hingga Rabu (22/4/2020) pukul 11.35 WIB, terkonfirmasi positif corona di Kota Padang mencapai 50 kasus, sembilan di antaranya dinyatakan meninggal dunia serta empat oenag sembuh.

Sebaran kasus positif di Kota Padang ini telah tersebar di sembilan kecamatan dari 11 kecamatan yang ada. Hanya Kecamatan Nanggalo dan Bungus Teluk Kabung yang belum terkonfirmasi kasus positif. (Irwanda/SS)

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang