Kasus Covid-19 Sumbar Sudah 15.647, Berikut Sebaran Data dan Zona Terkini

Kasus Covid lima besar, peta zonasi

Ilustrasi Peta Covid-19 di Sumbar (Foto: Langgam.id)

Langgam.id – Total kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) sudah 15.647 orang, dengan penambahan sebanyak 222 kasus, berdasar data Jumat (6/11/2020) malam. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal merilis, selain penambahan positif, sembuh bertambah 285 orang.

“Sehingga total sembuh 12.347 orang. Meninggal bertambah 4 orang sehingga total meninggal 300 orang,” tulisnya di situs resmi Pemprov Sumbar.
.
Baca Juga: 4 Pasien Covid-19 di Sumbar Dilaporkan Meninggal, Positif Bertambah 222

Selain yang telah sembuh, sebanyak 428 orang (2,7 persen) masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit dan sisanya isolasi. “Isolasi mandiri 2.330 orang (14,9%). Isolasi Provinsi 142 orang (0,9%). Isolasi Kabupaten/ Kota 100 orang (0,6%),” tuturnya.

Berikut rincian jumlah kasus covid-19 di kabupaten dan kota, kondisi Jumat 6 November 2020:)
.
1. Kota Sawahlunto
Jumlah kasus 173 orang
Meninggal 4 orang (2,3%)
Sembuh 162 orang (93,6%)
.
2. Kabupaten Sijunjung
Jumlah kasus 341 orang
Meninggal 8 orang (2,3%)
Sembuh 303 orang (88,9%)

3. Kota Bukittinggi
Jumlah kasus 687 orang
Meninggal 11 orang (1,6%)
Sembuh 565 orang (82,2%)
.
4. Kabupaten Agam
Jumlah kasus 1.193 orang
Meninggal 19 orang (1,6%)
Sembuh 975 orang (81,7%)

5. Kota Solok
Jumlah kasus 268 orang
Meninggal 6 orang (2,1%)
Sembuh 217 orang (80,97%)
.
6. Kota Padang
Jumlah kasus 8.958 orang
Meninggal 147 orang (1,6%)
Sembuh 7.226 orang (80,7%)

7. Kabupaten Dharmasraya
Jumlah kasus 210 orang
Meninggal 3 orang (1,4%)
Sembuh 166 orang (79,0%)
.
8. Kota Padang Panjang
Jumlah kasus 348 orang
Meninggal 2 orang (0,6%)
Sembuh 275 orang (79,0%)

9. Kota Pariaman
Jumlah kasus 392 orang
Meninggal 12 orang (3,1%)
Sembuh 307 orang (78,3%)
.
10. Kabupaten Padang Pariaman
Jumlah kasus 618 orang
Meninggal 19 orang (3,1%)
Sembuh 453 orang (73,3%)

11. Kabupaten Limapuluh Kota
Jumlah kasus 209 orang
Meninggal 9 orang (4,3%)
Sembuh 153 orang (73,2%)
.
12. Kabupaten Pasaman Barat
Jumlah kasus 178 orang
Meninggal 12 orang (6,7%)
Sembuh 129 orang (72,5%)

13. Kabupaten Solok
Jumlah kasus 300 orang
Meninggal 10 orang (3,3%)
Sembuh 217 orang (72,3%)

14. Kabupaten Solok Selatan
Jumlah kasus 138 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 96 orang (69,6%)

15. Kabupaten Tanah Datar
Jumlah kasus 440 orang
Meninggal 14 orang (3,2%)
Sembuh 306 orang (69,5%)

16. Kabupaten Pesisir Selatan
Jumlah kasus 519 orang
Meninggal 14 orang (2,7%)
Sembuh 357 orang (68,8%)

17. Kota Payakumbuh
Jumlah kasus 400 orang
Meninggal 2 orang (0,5%)
Sembuh 265 orang (66,3%)

18. Kabupaten Kep. Mentawai
Jumlah kasus 125 orang
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 81 orang (64,8%)

19. Kabupaten Pasaman
Jumlah kasus 150 orang
Meninggal 7 orang (4,7%)
Sembuh 94 orang (62,7%)

Sementara, zona risiko adalah sebagai berikut:

Zona Kuning (Risiko Rendah, 4 daerah)
1. Kota Payakumbuh
2. Kabupaten Kepulauan Mentawai
3. Kabupaten Limapuluh Kota
4. Kabupaten Sijunjung

Zona Oranye (Risiko Sedang, 15 daerah)
1. Kota Padang
2. Kota Bukittinggi
3. Kota Padang Panjang
4. Kota Solok
5. Kota Sawahlunto
6. Kota Pariaman
7. Kabupaten Pasaman
8. Kabupaten Padang Pariaman
9. Kabupaten Agam
10. Kabupaten Solok
11. Kabupaten Tanah Datar
12. Kabupaten Pesisir Selatan
13. Kabupaten Pasaman Barat
14. Kabupaten Dharmasraya
15. Kabupaten Solok Selatan

(*/SS)

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda