Kasus Covid-19 Sumbar 7 Oktober: 11 Orang Meninggal, 196 Positif

Covid-19 Sumbar 24 Agustus | Warga Agam Pertama Positif Corona dalam 10 Kasus Baru di Sumbar, Total Jadi 182 Orang

Ilustrasi - sampel tes corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Jumlah pasien positif Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) yang meninggal dunia bertambah 11 orang pada Rabu (7/10/2020). Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal merilis, dengan penambahan ini, total kasus yang meninggal dunia di Sumbar sudah 165 orang.

Selain itu, kasus positif kembali bertambah 196 orang. “Total sampai hari ini telah 7.621 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 121 orang, sehingga total sembuh 4.125 orang,” kata Jasman, sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov.

Jasman mengatakan, temuan kasus baru tersebut dari 2.595 sample yang terperiksa di dua labor. “Lab. Fak. Kedokteran Unand 2.441 sample dan Lab. Veteriner Kab. Agam 154 sample.”

Menurutnya, pasien positif yang meninggal dunia, terbanyak dari Bukittinggi dan Pesisir Selatan, masing-masing 3 orang. Selain itu, dari Kota Pariaman, Padang, Agam, Sijunjung dan Kabupaten Pasaman masing-masing 1 orang.

Sementara, dari total 196 orang positif baru 159 orang dari Kota Padang. Selanjutnya, dari Kabupaten Agam 7 orang, Kota Solok dan Tanah Datar masing-masing 4 orang. Berikutnya, Kota Padang Panjang, Bukittinggi, Pasaman, Padang Pariaman dan Dharmasraya masing-masing 3 orang. Kemudian, Kabupaten Solok Selatan dan Payakumbuh masing-masing 2 orang. Lalu, Kota Sawahlunto, Sijunjung dann Kabupaten Solok masing-masing 1 orang.

Seterusnya, menurut Jasman, dari 121 orang yang sembuh, terbanyak juga dari Kota Padang sebanyak 72 orang. Lalu, Kabupaten Sijunjung 18 orang, Padang Pariaman 9 orang dan Pasaman Barat 7 orang. Kemudian, Kota Padang Panjang dan Agam masing-masing 3 orang, Kota Pariaman dan Bukittinggi masing-masing 2 orang. Terakhir, Sawahlunto, Payakumbuh dan Kabupaten Tanah Datar, masing-masing 1 orang. (*/SS)

 

 

Baca Juga

Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?