Kasus Covid-19 Sumbar 28 Agustus: 27 Positif dari 3.628 Spesimen yang Diperiksa

Calon Bupati Agam Positif | Sampel Covid-19 Sumbar

Ilustrasi tes corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Setelah kasus Covid-19 melonjak selama beberapa hari sebelumnya, labor di Sumatra Barat memeriksa 3.628 spesimen swab dalam sehari. Dari jumlah tersebut, hanya ditemukan 27 kasus positif Covid-19 dalam laporan  sementara hasil pemeriksaan sampel spesimen, Jumat (28/8/2020) pagi.

“Hari ini Jumat 28 Agustus 2020, tim lab Sumbar dibawah penanggung jawabnya Dr. Andani Eka Putra, M.Sc berhasil memecahkan rekor atas namanya sendiri terhadap pemeriksaan sampel spesimen PCR di nasional. Yaitu berhasil memeriksa sampel sebanyak 3.628 spesimen dalam satu hari. Lab Unand 3.451 dan Lab veteriner Baso 177,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Tingkat Positif Covid-19 Provinsi Tetangga Tinggi, Sumbar Diusulkan Lakukan 6 Langkah

Berdasarkan hasil pemeriksaan dimaksud, di dapat hasil sementara 27 orang terkonfirmasi positif. Hasil positif itu berasal dari lima kota dan kabupaten. Yakni, dari Kota Padang 20 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Padang Pariaman 1 orang, Limapuluh Kota 2 orang dan Bukittinggi 1 orang.  Sembuh terkonfirmasi sementara 9 orang.

Baca Juga: Periksa 3.628 Spesimen dalam Sehari, Sumbar Kembali Pecahkan Rekor Nasional

“Positivity Rate hari ini 0,74 persen. Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut, nanti sore akan kami perbaiki dan umumkan di website resmi pemprov Sumbar, yaitu di sumbarprov.go.id,” tutur Kepala Dinas Kominfo Sumbar itu. (*/AE/SS)

Baca Juga

Kapolda Sumbar Irjen Jawari
LHKPN KPK, Kapolda Sumbar Jawari Terakhir Lapor Kekayaan Tahun 2011
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok