Kapolda Sumbar Pastikan Banjir Bandang Agam Bukan Dampak Pembalakan Liar

Kapolda Sumbar Pastikan Banjir Bandang Agam Bukan Dampak Pembalakan Liar

Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal saat meninjau korban di lokasi banjir bandang Kabupaten Agam. (ist)

Langgam.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Barat (Sumbar), Irjen Pol Fakhrizal memastikan musibah banjir bandang yang melanda pemukiman warga di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, bukan karena adanya kerusakan hutan di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Jenderal bintang dua itu, banjir bandang yang menerjang kawasan itu merupakan musibah. Hal ini diakibatkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Apalagi di daerah yang terdampak merupakan zona merah.

“Ini murni musibah bencana ya, intensitas curah hujan yang lebat. Kan, daerahnya memang jalur merah. Sudah pernah masyarakat direlokasi tapi masih tetap bertahan,” ujar Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal saat meninjau lokasi bencana, Jumat (22/11/2019).

Fakhrizal menyebutkan, masyarakat yang terdampak terdapat 13 Kepala Keluarga (KK). Ia memastikan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menyiapkan lokasi bagi masyarakat yang terdampak. “Yang kena musibah kita siapkan tempat,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, musibah banjir bandang dan longsor di Nagari Tanjung Sani telah terjadi beberapa kali. Material banjir bandang berasal dari perbukitan. Maka dari itu, Fakhrizal menegaskan, bahwa bencana yang terjadi murni faktor alam.

“Selalu setiap bencana perosonel Babinkamtibmas dan Babinsa selalu sigap.  Alhamdulillah, banjir bandang ini enggak ada korban jiwa. Semua penanggulangan bencana sudah ditanggani Pak Bupati dan timnya,” katanya.

Fakhrizal mengatakan, pihaknya bersama TNI telah menambah pasukan personel dalam penanganan bencana banjir bandang. Setidaknya, satu pleton personel TNI-Polri dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Kita lihat alat berat bekerja dua unit melakukan pembersihan material. Hari ini saya sengaja meninjau lokasi langsung melihat penangganan, alhamdulilah penangganan sangat baik oleh Bapak Bupati dan tim BPBD serta lainya,” tuturnya.

Lampiran Gambar

Lokasi banjir bandang di Kabupaten Agam. (Foto: Irwanda Saputra)

Selain meninjau daerah yang terdampak bencana, Kapolda Sumbar beserta rombongan beberapa pejabat utama Polda Sumbar juga melihat lokasi pengungsian. Di sini, Fakhrizal juga memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

Seperti diketahui, banjir bandang yang terjadi pada Rabu (20/11/2019) menerjang sembilan unit rumah masyarakat. Dua unit rumah di antaranya hanyut dihantam material berupa lumpur bercampur berbatuan tersebut.

Selain rumah masyarakat, beberapa fasilitas umum juga terdampak. Di antaranya, satu masjid dan Madrasah Diniyah Alawiyah (MDA). Proses belajar dan mengajar di sekolah tersebut terpaksa dihentikan. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Cerita Ahmad Alfatih, Putra Agam yang Tuntaskan Perjuangan Jadi Paskibraka Nasional
Cerita Ahmad Alfatih, Putra Agam yang Tuntaskan Perjuangan Jadi Paskibraka Nasional
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Harimau Sumatra Masuk Kandang Jebakan BKSDA di Agam, Begini Kronologinya
Presiden Prabowo Subianto meninjau perbaikan jalan nasional di Lembah Anai
Satgas PRR Klaim 13 Daerah di Sumbar Pulih Pascabencana, 3 Daerah Masih Jadi Perhatian
Tim SAR berhasil menemukan seorang nenek bernama Syafrida (67)
Nenek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan Selamat, Tim SAR Sempat Terkendala Hujan dan Blank Spot
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Seorang Nenek Dilaporkan Hilang di Kawasan Hutan Tabek Gadang Agam
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu
Kondisi Korban TPPO Asal Agam Mulai Membaik, Pulang dari Batam Masih Menunggu