Kampung Kelahiran Buya Hamka Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Langgam.id-Kampung Buya Hamka Agam

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka di Agam. [foto: amcnews.co.id]

Langgam.id – Empat desa wisata di Sumbar masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Salah satunya berasal dari Agam yaitu Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam Syatria bersyukur masuknya Sungai Batang ke tahap nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Ia mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat. Selain itu, juga mengharapkan jajaran OPD di Agam bisa lebih fokus menghantarkan Nagari Sungai Batang ke puncak klasemen.

“Kemudian dengan dukungan penuh Bapak Bupati Agam, Andri Warman dan seluruh OPD yang ada, kita optimis meraih predikat pada kompetisi desa wisata di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini,” terangnya seperti dilansir amcnews.co.id, Selasa (24/8/2021).

Syatria menambahkan, pihaknya telah melakukan persiapan secara maksimal. Seperti, memperkuat tim kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan organisasi kepemudaan di Sungai Batang.

“Banyak penggerak yang telah melakukan aksi beberapa tahun ini, selain pokdarwis. Seperti, Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya yang binaan langsung Camat Tanjung Raya,” ucapnya.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi bangga atas prestasi yang diraih Nagari Sungai Batang. Prestasi ini ungkapnya, tidak lepas dari kerjasama semua pihak dan kepedulian bersama.

“Prestasi itu merupakan buah dari keseriusan Pemkab Agam bersama Universitas Muhammadiyah Sumbar yang melakukan pendampingan secara intens beberapa waktu terakhir dan empat bulan ke depan,” beber Handria.

Baca juga: 4 Desa Wisata di Sumbar Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Ia mengungkapkan, akan berusaha terus membantu perjuangan pemuda-pemudi Sungai Batang ini. Yaitu, mengangkat potensi wisata religius dan budaya yang dimiliki secara maksimal.

“Dukungan semua pihak jelas sangat kita butuhkan,” harap Handria.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Sumbar Muhammad Abdi menyebutkan, banyak pihak yang ikut serta membantu dalam mensukseskan sejumlah nagari di Agam berkompetisi dalam ajang ADWI 2021 ini.

Namun terang Abdi, keberuntungan diperoleh Nagari Sungai Batang. Mungkin ada keunggulan tersendiri dari Kampung Kelahiran Buya Hamka ini, sehingga masuk 50 nominasi ADWI 2021.

Selain Sungai Batang Agam, ada tiga desa wisata lainnya di Sumbar yang masuk 50 besar ADWI 2021.

Yaitu, Desa Wisata Apar (Pariaman), Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu (Tanah Datar), dan Desa Wisata Saribu Gonjong (Limapuluh Kota).

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun