KAI Sumbar Cek Lintas Jalur, Pastikan Keselamatan Operasional Kereta Api

Langgam.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melakukan pengecekan lintas jalur kereta api menggunakan lori dresin sebagai upaya memastikan keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api.

Pengecekan dilakukan pada sejumlah petak jalan, meliputi Stasiun Padang–Teluk Bayur–Bukit Putus–Pauh Lima–Indarung, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya dan diikuti para Quality Control (QC) serta jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah aspek prasarana perkeretaapian, mulai dari kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, perlintasan sebidang hingga sistem drainase.

Perhatian khusus diberikan pada titik-titik yang berpotensi terdampak genangan maupun banjir. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini sekaligus menentukan langkah mitigasi yang diperlukan.

Selain pengecekan lintas, jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar juga memantau kesiapan operasional di sejumlah stasiun pada lintas Padang–Teluk Bayur–Bukit Putus–Pauh Lima–Indarung.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional KAI.

Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan dalam safety briefing di Stasiun Padang sebelum kegiatan pengecekan lintas dimulai.

Lutfi meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan, disiplin menjalankan prosedur keselamatan, serta proaktif mengidentifikasi potensi risiko di lapangan.

Setiap temuan, katanya, harus segera ditindaklanjuti melalui pengisian formulir Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), terutama pada wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat kondisi alam maupun cuaca ekstrem.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan, pengecekan lintas merupakan bagian dari pemeriksaan rutin yang dilakukan secara berkala.

“Melalui pemeriksaan secara langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung secara aman, selamat, dan andal,” ujar Reza.

Selain pemeriksaan prasarana, KAI Divre II Sumbar juga melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu disiplin dan mematuhi ketentuan keselamatan ketika beraktivitas di sekitar jalur kereta api maupun saat melintasi perlintasan sebidang.

Reza mengatakan, KAI Divre II Sumbar setiap hari mengoperasikan 28 perjalanan kereta api penumpang dan 24 perjalanan kereta api barang yang mengangkut komoditas klinker dan semen.

Dengan tingginya frekuensi perjalanan tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika berada di perlintasan sebidang.

“ Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dengan memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Reza.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menerobos palang pintu perlintasan, mengabaikan Semboyan 35 berupa isyarat suara atau klakson lokomotif, maupun melanggar rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang.

Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, tetapi juga dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api dan menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan safety talk sebagai forum evaluasi hasil pemeriksaan lintas. Setiap temuan di lapangan dipastikan segera ditindaklanjuti oleh unit terkait sesuai standar dan ketentuan keselamatan yang berlaku.

“KAI Divre II Sumbar akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui pemeriksaan prasarana secara berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Sinergi dan kepedulian seluruh pihak merupakan kunci untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun pengguna jalan,” tutup Reza. (HER)

Tag:

Baca Juga

Harhubnas 2026, KAI Sumbar Fasilitasi Adu Strategi 24 Tim di Turnamen Mobile Legends
Harhubnas 2026, KAI Sumbar Fasilitasi Adu Strategi 24 Tim di Turnamen Mobile Legends
KAI Sumbar Lakukan Tilik PJL, Perkuat Pengawasan Perlintasan Sebidang
KAI Sumbar Lakukan Tilik PJL, Perkuat Pengawasan Perlintasan Sebidang
KAI Sumbar Kerja Sama dengan RSU Bunda Perkuat Layanan Kesehatan Pekerja
KAI Sumbar Kerja Sama dengan RSU Bunda Perkuat Layanan Kesehatan Pekerja
KAI Sumbar Beri Pembekalan 37 PJL Baru, Perkuat Keselamatan di Perlintasan Sebidang
KAI Sumbar Beri Pembekalan 37 PJL Baru, Perkuat Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Jalan Kaki 8 Kilometer, Security KAI Divre II Sumbar Ditempa Perkuat Keamanan dan Pelayanan
Jalan Kaki 8 Kilometer, Security KAI Divre II Sumbar Ditempa Perkuat Keamanan dan Pelayanan
Dukung Wisata Halal, Tim Penilai IMTI Apresiasi Layanan Inklusif dan Ramah Muslim di Stasiun Padang
Dukung Wisata Halal, Tim Penilai IMTI Apresiasi Layanan Inklusif dan Ramah Muslim di Stasiun Padang