KAI Divre II Sumbar Layani 23 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Hari Buruh 2026

Para penumpang menaiki Kereta Api Pariaman Ekspres . Foto: KAI Divre II Sumbar.

Para penumpang menaiki Kereta Api Pariaman Ekspres . Foto: KAI Divre II Sumbar.

Langgam.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) mencatat total jumlah penumpang mencapai 23.817 orang selama libur akhir pekan Hari Buuh 1-3 Mei 2026. 

Jumlah penumpang ini setara dengan 102 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 23.376 kursi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, tingginya angka penumpang didorong oleh meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api. 

Salah satunya, Kereta Api Pariaman Ekspres jadi layanan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 17.780 penumpang atau setara 140 persen dari kapasitas 12.720 tempat duduk. 

Sementara itu, kata Reza, disusul Kereta Api Lembah Anai yang melayani 3.527 penumpang dan Kereta Api Minangkabau Ekspres sebanyak 2.510 penumpang.

“Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api. Kini, kereta api semakin dipandang sebagai solusi transportasi publik yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujar Reza, Senin (4/5/2026). 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan, serta menegaskan komitmen KAI untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kualitas perjalanan secara keseluruhan.

Di sisi lain, adapun lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Padang sebanyak 6.910 penumpang, Stasiun Pariaman 4.707 penumpang, Stasiun Air Tawar 2.155 penumpang, Stasiun Naras 1.430 penumpang, dan Stasiun BIM 1.195 penumpang.

Untuk kedatangan penumpang, lima stasiun dengan volume tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 6.631 penumpang, Stasiun Pariaman 5.141 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.873 penumpang, Stasiun Naras 1.341 penumpang, serta Stasiun BIM 1.088 penumpang.

“Capaian kinerja tersebut tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas operasional secara menyeluruh, termasuk perawatan sarana dan prasarana yang berkelanjutan,” ucap Reza.  

“Ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terbebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan utama yang terus dipertahankan,” sambungnya. 

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.

Pemesanan tiket melalui aplikasi tersebut dapat dilakukan sejak H-7 sebelum keberangkatan, sehingga pelanggan dapat memastikan ketersediaan tiket lebih awal.

Selain itu, KAI tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go-show) di loket stasiun, yang dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan selama tiket masih tersedia.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” pungkasnya.  (*)

Baca Juga

Stasiun Indarung, Saksi Sejarah Perkembangan Industri Semen dan Transportasi Kereta di Sumbar
Stasiun Indarung, Saksi Sejarah Perkembangan Industri Semen dan Transportasi Kereta di Sumbar
Jelang Libur Sekolah, KAI Sumbar Periksa Jalur Padang-Naras
Jelang Libur Sekolah, KAI Sumbar Periksa Jalur Padang-Naras
KAI Divre II Sumbar Buka Akses Investasi Aset Lewat Platform Digital Space by KAI
KAI Divre II Sumbar Buka Akses Investasi Aset Lewat Platform Digital Space by KAI
Rumah dan Depot Air di Alai Parak Kopi Padang Terbakar, Pria Lansia Alami Luka
Rumah dan Depot Air di Alai Parak Kopi Padang Terbakar, Pria Lansia Alami Luka
Langgam.id-kereta api kayu tanam - BIM
Pakar Ungkap Tantangan Berat Reaktivasi Kereta Api di Sumbar, Tak Sekadar Membangun Rel!
KAI Sumbar Kembali Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman, Total 21 Titik Sudah Ditertibkan
KAI Sumbar Kembali Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman, Total 21 Titik Sudah Ditertibkan