Kadisnakertrans Sumbar: Kelemahan Pencari Kerja Kita, Kurangnya Kemampuan Bahasa Asing

lowongan BCA

Pameran lowongan kerja yang ramai diikuti pencari kerja. (Foto: ist)

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menemukan kelemahan para pencari kerja dari daerah itu, adalah minimnya kemampuan berbahasa asing.

Saat ini, kemampuan berbahasa asing sangat dibutuhkan. Mereka yang memiliki kemampuan berbahasa asing dengan baik akan dapat dengan mudah menaklukkan dunia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar Nizam Ul Muluk menyebutkan kemampuan bahasa asing menjadi kendala para pencari kerja di Sumbar untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus.

“Bahasa Inggris itu wajib, kelemahan pencari kerja kita itu di sana,” ungkapnya, dikutip dari Infopublik, Senin (6/5/2024).

Menurutnya, tidak saja bahasa Inggris. Kini peluang kerja yang paling menggiurkan yakni di Jerman. Pencaker diharapkan juga menguasai bahasa Jerman.

“Saat ini Jerman butuh 10 juta pekerja, negara itu mengutamakan lulusan IT,” terangnya.

Saat ini, Payakumbuh merupakan daerah yang banyak memasok lulusan IT nya ke Jerman. Tahun ini sudah delapan orang tamatan SMK yang bekerja di Jerman.

“Apalagi di SMK di Payakumbuh banyak guru bahasa Jerman yang fasih berbahasa,” ungkapnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Sepasang Lingga Yoni, Ujung Pangkal Kedatuan Sriwijaya
Sepasang Lingga Yoni, Ujung Pangkal Kedatuan Sriwijaya
SDN 49 Batang Kabung Bakal Dibangun Kembali Lewat CSR PT Inalum
SDN 49 Batang Kabung Bakal Dibangun Kembali Lewat CSR PT Inalum
Wako Padang Resmikan Kegiatan Donor Darah Ramadan SJS Plaza
Wako Padang Resmikan Kegiatan Donor Darah Ramadan SJS Plaza
Idham Fadhli Jabat Ketua Komisi Informasi Sumbar Gantikan Musfi Yendra
Idham Fadhli Jabat Ketua Komisi Informasi Sumbar Gantikan Musfi Yendra
Gubernur Sumbar Dampingi Menteri PPPA Resmikan UPTD PPPA dan RPS Sijunjung
Gubernur Sumbar Dampingi Menteri PPPA Resmikan UPTD PPPA dan RPS Sijunjung
Tahun Ini Pemerintah Targetkan Serap 4 Juta Ton Beras, Bulog Bukittinggi Mulai Realisasi di Pasaman
Tahun Ini Pemerintah Targetkan Serap 4 Juta Ton Beras, Bulog Bukittinggi Mulai Realisasi di Pasaman