Kabar Baik dari Tanah Datar, Puluhan Warga yang Dikarantina Sehat dan Boleh Pulang

Kabar Baik dari Tanah Datar, Puluhan Warga yang Dikarantina Sehat dan Boleh Pulang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar dr. Yesrita Z. (Foto: Humas Pemkab Tanah Datar)

Langgam.id - Puluhan warga Kabupaten Tanah Datar yang sebelumnya menjalani karantina untuk mewaspadai Covid-19 dinyatakan sehat dan dibolehkan pulang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar Yesrita Z di Posko Penanggulangan Covid 19 Pagaruyung.

"Alhamdulillah, kabar baik. Warga Tanah Datar yang melaksanakan karantina terpusat di Baso dan karantina mandiri di rumah masing-masing, semuanya sampai hari dalam kondisi sehat. Telah melewati masa inkubasi," katanya, sebagaimana dirilis Humas Pemkab Tanah Datar, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, warga Tanah Datar tersebut dikarantina bukan karena mereka sakit. Tapi karena diduga pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 dan dilakukan untuk menjaga dan memantau kesehatannya.

"Masa karantina selesai, mereka hari ini sudah kembali ke rumah masing masing," kata dr. Yesrita.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak terlalu khawatir dan panik. "Selalu berpikir positif. Tetap jaga jarak. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin. Pakai masker atau penutup mulut dan hidung bagi yang batuk dan sakit dan selalu tutup hidung dan mulut saat bersin dan batuk," katanya.

Masyarakat juga diminta untuk selalu menjaga imunitas tubuh dengan mengkonsumsi vitamin C dan E secara maksimal, olahraga dan istirahat yang cukup serat tetap menjaga jarak dengan orang lain. Selain itu kalau tidak ada kepentingan yang mendesak diharapkan tetap berada dirumah.

Baca Juga: Jalani Karantina, 37 ODP Tanah Datar Terpantau Sehat

Sebelumnya, sebanyak 37 orang dalam pemantauan (ODP) yang merupakan warga Kabupaten Tanah Datar dikarantina di Diklat Kemendagri di Baso, Kabupaten Agam karena ada kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Kadis Kesehatan mengatakan, 37 ODP yang dikarantina sesuai hasil tracking (penelusuran) terakhir tim gugus tugas. “ODP yang kita karantina merupakan hasil investigasi langsung ke pasien yang positif terpapar Covid-19 tentang siapa saja yang pernah kontak erat dengannya,” ujarnya. (*/SS)

Baca Juga

Gebu Minang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar
Gebu Minang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar
Presiden Joko Widodo menilai penanganan bencana di Sumatra Barat, yaitu di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, sudah berjalan
Presiden Nilai Penanganan Bencana di Sumbar Sudah Berjalan Baik
Bupati Tanah Datar Pastikan Kesiapan Penyambutan Presiden di Lokasi Pengungsian
Bupati Tanah Datar Pastikan Kesiapan Penyambutan Presiden di Lokasi Pengungsian
Sebanyak 23 jembatan di enam kecamatan di Tanah Datar, putus akibat bencana alam banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024).
23 Jembatan di Tanah Datar Putus Diterjang Banjir Bandang
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar menyebutkan ada sebanyak delapan titik longsoran badan jalan (terban) akibat scoring .
13 Korban di Kawasan Tanah Datar yang Masih Hilang akan Terus Dicari
TNI akan menyediakan jembatan bailey di tujuh titik di Kabupaten Tanah Datar. Dengan adanya jembatan ini nantinya, diharapkan bisa
Pulihkan Akses yang Terputus, 7 Jembatan Bailey Akan Dibangun di Tanah Datar