Jumlah Pasien Covid-19 Sumbar Bertambah 753, Meninggal 13 Orang

covid-19 sumbar

Pemakaman pasien covid-19. (Dok. BPBD Padang Panjang)

Langgam.id – Jumlah pasien covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) bertambah 753 orang. Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan penambahan pasien sembuh.

“Total sampai hari ini telah 64.523 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 753 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Jumat (23/7/2021).

Jasman mengatakan, penambahan kasus baru itu berasal dari 19 kabupaten dan kota. Penambahan kasus terbanyak berasal dari Padang yakni 203 kasus baru.

Dia menjelaskan, kasus baru itu ditemukan dari pemeriksaan 4.352 sampel swab. Sedangkan, total sampel yang sudah diperiksa sejak awal hingga Jumat adalah 853.120 spesimen.

Sementara, jumlah pasien sembuh hanya bertambah 158 orang. “Kesembuhan pasien covid-19 setelah dua kali konversi negatif bertambah 158 orang,” ucapnya.

Penambahan itu membuat total pasien sembuh menjadi 53.021 orang. Sementara pasien meninggal dilaporkan bertambah 13 dan membuat total pasien meninggal di Sumbar menjadi 1.377 orang. (ABW)

Baca Juga

Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Jejak 30 Tahun Aset Daerah di Balik Mega Proyek Pemprov Sumbar - ARP-PIP
Jejak 30 Tahun Aset Daerah di Balik Mega Proyek Pemprov Sumbar – ARP-PIP
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kondisi Sungai Batang Baliang setelah Galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (Langgam.id/ Ghaffar Hamdi)
Pemkab Solok Usul Pembangunan 3 Sabo Dam Senilai Rp 250 Miliar Usai Arosuka Diterjang Galodo
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar, Muhayatul. (Dok. Pribadi)
Pendidikan Sumbar Butuh Perda yang Bekerja, Bukan Sekadar Pasal