Jumlah ODP Covid-19 di Tanah Datar Berkurang, Pendatang Diminta Lapor

perda kemendagri, Relawan Covid-19 payakumbuh

Ilustrasi - masker pelindung dari virus corona (Foto: iira116/pixabay.com)

Langgam.id - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkait Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar berkurang. Hal ini karena telah terlewatinya masa pemantauan selama 14 hari, sesuai masa inkubasi virus tersebut.

“Hari ini ODP Tanah Datar berjumlah 181 orang, PDP 2 orang, positif 1 orang dan meninggal nihil,” kata juru bicara tim penanganan Covid-19 di Tanah Datar Roza Mardiah, Minggu (5/4/2020)

Ia mengatakan, terjadi penurunan jumlah ODP dalam 2 hari terakhir. Pada Jumat (3/4/2020), ODP sebanyak 202 orang dan PDP 3 orang. Sehari berikuntnya turun menjadi 194 orang dan PDP 2 orang. Pada Minggu, turun lagi. "PDP tetap 2 orang. 1 PDP sudah dinyatakan negatif dan tidak dirawat di ruang isolasi lagi," ujarnya sebagaimana dilansir Humas Pemkab Tanah Datar.

Ia mengatakan, penurunan ini disebabkan sudah dilewatinya masa pemantauan selama 14 hari. "Alhamdulillah tidak meningkat statusnya menjadi PDP,” ujarnya.

Namun demikian, Roza berharap tetap waspada dengan menjaga kesehatan dengan menjauhi keramaian (phisical distancing) dan tetap berada di rumah. Juga diimbau kepada masyarakat terutama yang baru datang dari luar daerah tetap mematuhi imbauan pemerintah agar tidak ke luar rumah jika tidak ada hal yang sangat mendesak atau melakukan karantina mandiri.

Perantau yang baru datang diminta untuk melaporkan diri ke wali jorong atau wali nagari. Jika ada gejala demam, batuk atau sesak napas diminta berobat ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya dengan menyampaikan informasi yang lengkap. “Ini untuk kebaikan bersama serta memudahkan petugas mari kita cegah sedini mungkin,” tuturnya.

Baca juga : 1 Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSAM Bukittinggi Dinyatakan Sembuh

Ia berharap masyarakat bersatu melawan Covid-19 dengan mematuhi anjuran pemerintah. (*/SS)

Baca Juga

Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Bakal Diperpanjang
Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Bakal Diperpanjang
Gebu Minang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar
Gebu Minang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar
Presiden Joko Widodo menilai penanganan bencana di Sumatra Barat, yaitu di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, sudah berjalan
Presiden Nilai Penanganan Bencana di Sumbar Sudah Berjalan Baik
Bupati Tanah Datar Pastikan Kesiapan Penyambutan Presiden di Lokasi Pengungsian
Bupati Tanah Datar Pastikan Kesiapan Penyambutan Presiden di Lokasi Pengungsian
Sebanyak 23 jembatan di enam kecamatan di Tanah Datar, putus akibat bencana alam banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (11/5/2024).
23 Jembatan di Tanah Datar Putus Diterjang Banjir Bandang
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar menyebutkan ada sebanyak delapan titik longsoran badan jalan (terban) akibat scoring .
13 Korban di Kawasan Tanah Datar yang Masih Hilang akan Terus Dicari