Jubir: 17 Orang Positif Covid-19 di Sumbar Hari Ini, Berasal dari 2 Kasus Impor

sampel

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal (Foto: Dok. Pribadi / FB Jasman Rizal)

Langgam.id – Kasus covid-19 bertambah kembali di Sumatra Barat (Sumbar) sebanyak 17 orang pada Rabu (29/7/2020) hari ini. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, penambahan itu berasal dari dua orang yang baru datang dari luar Sumbar.

“Jadi asal penularan 17 orang itu impor, awalnya dari dua orang. Setelah diketahui, kemudian dari dua orang ini dilakukan tracing dan akhirnya dapatlah total menjadi 17 orang,” katanya Rabu (29/7/2020).

Dua orang pertama yang terkonfirmasi positif, menurutnya, baru pulang dari perjalanan ke Jakarta. Mereka yang terpapar itu diantaranya adalah dosen. “Jadi awalnya dapat dua orang, kemudian terjadi transmisi lokal sehingga sampai total 17 orang. Penambahan berasal dari Kota Padang 15 orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 orang dan dari Kabupaten Solok sebanyak 1 orang,” ujar Jasman.

Baca Juga: Bertambah 17 Orang Positif, Kasus Covid-19 di Sumbar Kembali Melonjak

Menurutnya, Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tetap melakukan tes swab gratis. Namun sesuai aturan Permenhub tentang perjalan saat covid-19 bahwa seseorang tidak bisa dipaksa melakukan swab. Cukup dengan rapid dan seseorang bisa lewat.

“Jadi harus kesadaran masing-masing. Mereka datang ke Sumbar sudah lakukan tes rapid, jadi bisa lewat. Mereka sudah sesuai prosedur, tapi kita tetap rekomendasikan setiap yang tiba di bandara laksanakan tes swab,” katanya.

Ia mengingatkan siapapun yang baru pulang bepergian dari luar sumbar, terutama dari daerah yang kategori merah sebaiknya segera lakukan test swab yang dilaksanakan secara gratis. Seluruh biaya test ini ditanggung oleh Pemprov Sumbar.

Jadi semua dilakukan sudah sesuai dengan prosedur. Sementara untuk pengetatan khusus di Sumbar menurutnya nanti bisa dibahas dalam Perda khusus saat masa covid-19. “Mudah-mudahan perda kita segera selesai, di sana ada penanganan khusus nantinya, sekarang masih dibahas, kita harapkan segera selesai,” katanya.

Sementara untuk perbatasan darat masih dilaksanakan pengawasan selektif, tetapi bukan pembatasan. Kebijakan yang diterapkan sesuai dengan Permenhub. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?