Jenazah Angga Fernanda Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Akan Dibawa ke Padang

Angga Fernanda Afriyon, salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air yang terjatuh di Padang. (Foto: Istimewa)

Angga Fernanda Afriyon, salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air yang terjatuh di perairan Pulau Seribu. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Sebanyak 4 jenazah korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu teridentifikasi Kamis, (21/1/2021). Salah satunya adalah Angga Fernanda Afriyon, asal Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Kakak Sepupu Angga Fernanda, Ibnu Suhada membenarkan informasi teridentifkasinya korban atas nama Angga tersebut. Pihak keluarga di Padang juga sudah diberitahukan oleh petugas.

“Benar sudah ditemukan, sudah pasti, ditemukan kemaren, kita dari Padang diberitahu oleh kakak dan adik Angga yang ada di Jakarta sore kemaren,” katanya, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: 2 Jenazah Korban Sriwijaya SJ 182 Asal Sumbar Diserahkan ke Keluarga

Namun pihak keluarga belum mengetahui bagaimana kondisi tubuh Angga pasca ditemukan oleh petugas. Kepastian itu berdasarkan pencocokan tes DNA yang telah dilakukan terhadap anak kandung Angga.

Sementara untuk pengiriman jenazah Angga ke Padang akan dilakukan pada Sabtu (22/1/2021) lewat pesawat terbang. Kakak kandung dan adik kandung Angga direncakan ikut membawa jenazah Angga.

“Kalau jadi besok istrinya, maka lewat jalan darat jadinya karena istrinya baru melahirkan, tidak bisa naik pesawat, itu kalau istrinya ikut ke pemakaman,” katanya.

Menurutnya, pemakaman akan dilakukan tidak jauh dari rumah Angga di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Sebagaimana diketahui Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi empat jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 pada Kamis (21/1/2021). Korban masing-masing atas nama Sevia Daro, Angga Fernanda Afrion, Rion Yogatama, dan Rusni.

Keempat korban berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA. Sevia Daro, Rion Yogatama, dan Rusni teridentifikasi berdasarkan data pembanding DNA dari ayah kandung mereka, sedangkan Angga Fernanda teridentifikasi melalui data pembanding DNA dari anak kandung.

Dengan demikian, total jenazah korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang berhasil diidentifikasi berjumlah 47 orang. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre