Jalan Terban Akibat Hujan, Warga Pasia Laweh Agam Inisiatif Bangun Turap

Jalan Terban Akibat Hujan, Warga Pasia Laweh Agam Inisiatif Bangun Turap

Warga Nagari Pasia Laweh Agam membangun turap memperbaiki jalan yang terban (foto:AMCNews)

Langgam.id – Warga Jorong Palupuah dan Lurah Dalam, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam berinisiatif membangun turap untuk memperbaiki jalan yang terban di wilayah tersebut, Minggu (17/1/2021).

Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin mengatakan, jalan lintas kabupaten tersebut terban satu pekan lalu akibat curah hujan yang tinggi.

“Lebih separuh badan jalan terban, dengan panjang sekitar delapan meter dan tinggi lima meter. Kondisi jalan tidak dapat dilewati kendaraan roda empat,” kata Zul.

Ia menyebut, sebelum datangnya bantuan dari Pemkab Agam, masyarakat berinisiatif umtuk membangun turap.

Nantinya turap dibangun menggunakan karung yang berisikan tanah, dengan jumlah lebih dari 300, kemudian ditimbun dengan pasir cadas.

“Saat ini jalan sudah mulai bisa dilewati, namun kita berharap agar pengendara tetap berhati-hati,” terangnya.(*/Ela)

Baca Juga

MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
MBG Ditemukan Bakteri, Dinkes Agam Perketat Pengawasan Dapur SPPG
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Apa Itu Bakteri Bacillus Cereus? Diduga Penyebab 344 Orang Keracunan MBG di Agam
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Hasil Lab MBG Pemicu Dugaan Keracunan Siswa di Palupuh Agam: Ada Bakteri Bacillus Cereus
Sejumlah potongan tubuh diduga milik mayat di aliran sungai Batang Anai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat
Polisi Tangkap Pelajar 15 Tahun Terduga Pelaku Curanmor di Agam
7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi
7 Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Masih Dirawat di 3 RS Bukittinggi
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang