Jadi Khatib Idul Fitri, Gubernur Sampaikan Pesan untuk Warga Sumbar dan Perantau

Jadi Khatib Idul Fitri, Gubernur Sampaikan Pesan untuk Warga Sumbar dan Perantau

Gubernur Sumbar Mahyeldi jadi Khatib Salat Hari Raya Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id - Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menjadi khatib Salat Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Senin (2/5/2022). Salat Hari Raya yang semula rencana diadakan di halaman kantor gubernur tersebut, digelar di Masjid Raya, karena hujan menyiram Kota Padang pada pagi itu.

Di depan ribuan jemaah, Buya Mahyeldi menyampaikan sejumlah imbauan kepada warga Sumbar maupun perantau. Selain tentang semangat kebangsaan dan persatuan, Mahyeldi juga mengajak untuk mendukung pembangunan.

Mahyeldi mengingatkan, sebagian dari pendiri Negara Republik Indonesia merupakan tokoh-tokoh kelahiran Sumbar. Ia berharap generasi hari ini terus menjaga semangat para tokoh kebangsaan tersebut.

Para tokoh yang dimaksud Mahyeldi, antara lain adalah Bung Hatta, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Mohammad Yamin, H. Agus Salim, M. Natsir, Mr. Assaat dan banyak tokoh lainnya.

Baca Juga: Mengenal 16 Pahlawan Nasional dari Sumbar, Terbaru Usmar Ismail

"Menjaga keutuhan NKRI adalah sebuah keniscayaan bagi kita sebagai penerus semangat tokoh-tokoh itu," katanya, sebagaimana dirilis siaran pers Pemprov Sumbar.

Ia mengatakan, semua warga negara perlu terus mengedankan semangat kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Jangan mau kita diadu domba, dipecah belah oleh berita hoaks. Oleh orang-orang yang memiliki kepentingan sendiri," tuturnya.

Toleransi, menurut Mahyeldi, menjadi salah satu kunci untuk bisa menghargai perbedaan sehingga keutuhan bangsa tetap terjaga.

Ia juga mengharapkan warga Sumbar dan para perantau meningkat persatuan. Hal ini adalah modal bersama membangun daerah. "Salah satu kelebihan Sumbar adalah banyaknya perantau yang memiliki potensi dalam mendukung kebangkitan daerah."

Baca Juga: Hujan di Padang, Salat Idul Fitri di Halaman Kantor Gubernur Dipindahkan ke Masjid Raya Sumbar

Sementara, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan makin melandainya COVID-19 perlu disyukuri karena berbagai kegiatan mulai bisa dilakukan termasuk tradisi mudik, ibadah SAlat Idul Fitri dan silaturahim antarsesama.

"Meredanya COVID-19 juga memberikan ruang bagi perantau untuk berwisata. Mari tetap ikuti seruan pemerintah agar pandemi selesai," ujarnya.

Imam Masjid Raya H. Albizar, Lsc, M.Pd menjadi imam dalam Salat Idul Fitri tersebut. Meski Kota Padang disiram hujan pada pagi itu, warga tetap berbondong-bondong mendatangi Masjid Raya Sumbar dan masjid-masjid lainnya untuk menunaikan Salat Hari Raya. (*/SS)

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Istri dan anak Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah turut serta menjadi caleg di Pemilu 2024 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Istri-Anak Gubernur Sumbar Diprediksi Gagal Raih Kursi DPR dan DPRD Sumbar
Gubernur Sumbar Cek Kesiapan Penyelenggaraan Pemilu di Sejumlah TPS
Gubernur Sumbar Cek Kesiapan Penyelenggaraan Pemilu di Sejumlah TPS
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bakal menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2024 pada Rabu (14/2/2024) di TPS 12 yang lokasinya tidak jauh
Pemilu 2024, Gubernur Sumbar Akan Nyoblos di TPS 12 Jati Baru
Gubernur Sumbar Serahkan 10 Ribu Bibit Ikan Nila Bantu Kemandirian Ponpes Andalusia
Gubernur Sumbar Serahkan 10 Ribu Bibit Ikan Nila Bantu Kemandirian Ponpes Andalusia
Sebanyak 11 kepala daerah mengajukan judicial review terhadap ketentuan Pasal 201 Ayat (7), (8) dan (9) Undang-Undang Pilkada Mahkamah
Gubernur Sumbar dan Wali Kota Bukittinggi Ajukan Judicial Review ke MK, Nilai Desain Keserentakan Pilkada 2024 Bermasalah
Pembekuan KI Sumbar oleh Gubernur Mengibiri Pemenuhan Hak atas Informasi Rakyat
Pembekuan KI Sumbar oleh Gubernur Mengibiri Pemenuhan Hak atas Informasi Rakyat