Investasi di Kota Padang 2025 Tembus Rp4,5 Triliun, Hotel dan Restoran Jadi Penopang

Langgam.id — Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang seluas-luasnya bagi para investor. Kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil dengan realisasi investasi di Kota Padang yang mencapai sekitar Rp4,5 triliun sepanjang 2025, dengan sektor perhotelan dan restoran menjadi penyumbang terbesar.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita mencatat selama tahun 2025 realisasi investasi, baik penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri, lebih kurang Rp4,5 triliun. Sektor hotel dan restoran menjadi salah satu penyumbang terbesar investasi di Kota Padang,” kata Fadly saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) rencana pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (11/6/2026).

Menurut Fadly, Pemerintah Kota Padang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui berbagai kemudahan perizinan dan dukungan terhadap pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Ia menilai investasi memiliki dampak berantai yang besar terhadap pembangunan daerah. Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), investasi juga mampu membuka peluang usaha baru serta menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah signifikan.

Karena itu, Pemko Padang berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan investasi agar berbagai peluang usaha yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal oleh investor.

Fadly juga mengaitkan pertumbuhan investasi dengan upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Saat ini, Kota Padang tengah mempersiapkan diri menuju Kota Gastronomi melalui nominasi Kota Kreatif UNESCO.

Menurut dia, pengakuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Kota Padang di mata wisatawan dan investor, sekaligus mendorong tumbuhnya investasi baru, terutama pada sektor pariwisata, kuliner, dan jasa pendukung lainnya.

“Investasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan PAD, menurunkan angka pengangguran, serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Kota Padang,” ujarnya.

Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam membuka peluang investasi kembali terlihat melalui dukungannya terhadap rencana pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai yang akan dikembangkan dengan nilai investasi mencapai Rp2,2 triliun.

“Kami mendukung penuh pembangunan kawasan wisata terpadu Padang Sarai ini dan berharap segera memasuki tahap groundbreaking. Pemerintah Kota Padang akan memberikan kemudahan investasi sesuai kebutuhan dan ketentuan peraturan daerah yang berlaku,” kata Fadly.

Dengan capaian investasi yang terus meningkat dan dukungan terhadap berbagai proyek strategis, Pemerintah Kota Padang optimistis iklim usaha di daerah tersebut akan semakin kompetitif dan mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. (HER)

Baca Juga

BLT Corona Tahap II Padang | Pengaduan Penyaluran Bansos
Dinsos Padang Catat Baru 102.350 KK Terdaftar di Portal Perlinsos
Kadinsos Padang: Pendataan Portal Perlinsos Jadi Rujukan Penerima Bansos 2027
Kadinsos Padang: Pendataan Portal Perlinsos Jadi Rujukan Penerima Bansos 2027
Dinsos Padang Gencarkan Sosialisasi Portal Perlinsos, Pendaftaran Ditutup 31 Agustus
Dinsos Padang Gencarkan Sosialisasi Portal Perlinsos, Pendaftaran Ditutup 31 Agustus
Pemko Padang Kebut Pengerjaan Sejumlah Titik Infrastruktur Terdampak Bencana
Pemko Padang Kebut Pengerjaan Sejumlah Titik Infrastruktur Terdampak Bencana
DPMPTSP Padang Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Program NIB on the Spot
DPMPTSP Padang Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Program NIB on the Spot
DPMPTSP Padang Jemput Bola Layani Penerbitan NIB di Lokasi Usaha
DPMPTSP Padang Jemput Bola Layani Penerbitan NIB di Lokasi Usaha