Ini Jumlah Warga Kota Padang yang Terima Bansos Covid-19 dari Kemensos

dinas sosial bansos

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi (foto:Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Dinas Sosial Kota Padang menyebut, bantuan sosial (bansos) tunai akan diberikan ke penerima yang masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data tersebut diketahui telah diterima oleh kementerian pada November 2020.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui apakah data tersebut yang akan digunakan oleh kementerian dalam membagikan bansos.

Baca juga: Presiden Luncurkan 3 Bansos Covid-19, Gubernur Sumbar Pastikan Kawal Penyaluran

“Apakah ini dipergunakan, belum tahu juga. Mudah-mudahan ini yang digunakan. Karena pandemi ini kan masih ada. Semoga uang yang didapat, digunakan untuk bahan pokok,” kata Afriadi ditemui langgam.id di ruang kerjanya, Selasa (5/1/2021).

Dijelaskannya, untuk Program Keluarga Harapan (PKH), data warga Padang yang dikirim ke kementerian berjumlah 18.204 kepala keluarga. Dalam bansos PKH ini terdapat enam komponen kategori penerima.

Di antaranya adalah ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah (SD, SMA, SMA), penyandang disabilitas, orang penyakit TBC dan lansia. Setiap kategori penerima bantuan tunai nominalnya berbeda dan disalurkan langsung melalui rekening bank.

“Kita di Kota Padang melalui BRI. Kalau PKH empat kali dalam setahun yang dimulai bulan Januari, April, Juli dan Oktober,” ujarnya.

Afriadi mengungkapkan, untuk kategori ibu hamil mendapat uang tunai Rp 3 juta. Sedangkan anak sekolah masing-masing tingkat mendapatkan bansos tunai dengan nominal berbeda.

“SD Rp900 ribu, SMP Rp1,5 juta dan SMA Rp2 juta. Selanjutnya untuk penyandang disabilitas dan lansia Rp2,4 juta serta penderita TBC Rp3 juta,” jelasnya.

Berikutnya, untuk bansos Kartu Sembako para penerima di Kota Padang yang dikirim Dinas Sosial berjumlah 37.670 kepala keluarga. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan uang tunai sebesar Rp200 ribu setiap bulan selama tahun 2021.

“Ini juga dikirim melalui rekening bank. Selanjutnya untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) penerima di Kota Padang yang kami kirim 28.564 kepala keluarga. BST ini diberikan Rp300 perbulan selama empat bulan (Januari, Februari, Maret dan April),” kata dia.

“Kemarin akan dimulai Januari ini, tapi tanggal pasti belum dapat. BST ini PT Pos yang mengantarkan langsung sesuai my name by address. Kami hanya menyiapkan data,” sambung Afriadi.

Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah melaunching tiga program bantuan sosial (bansos) covid-19. Program tersebut terdiri dari Kartu Sembako, Bantuan Sosial Tunai, dan Program Keluarga Harapan (PKH).(Irwanda/Ela)

 

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre