Ikuti Short Course di Istanbul Foundation, Ini Kegiatan 10 Mahasiswa UIN IB di Turkiye

InfoLanggam – Sebanyak 10 mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti short course di Istanbul Foundation, tiba di Turkiye pada 16 Juli 2024 lalu.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Pengurus Istanbul Foundation dan Mrs Tugba Turkoglu. Tugba sendiri pernah menjadi narasumber di beberapa kegiatan UIN Imam Bonjol.

Istanbul Foundation atau yang lebih lengkap bernama Istanbul ilim ve kültür vakfı sebagai Yayasan Sains dan Kebudayaan Istanbul yang didirikan pada tahun 1979 oleh Mustafa Sungur, Mehmet Emin Brinci dan Mehmet Nuri Güleç, yang merupakan murid dekat Bediüzzaman Said Nursi, di distrik Cağaloğlu, Istanbul.

Yayasan ini memberikan tempat untuk melaksanakan kegiatan di bidang ilmu pengetahuan, akademik, sosial, budaya dan seni dengan berbagai universitas dan institusi di seluruh dunia yang sesuai dengan visi dan misi belajar istanbul ilim ve kültür vakfı, Turkiye.

Seperti kampus UIN Imam Bonjol Padang diterima untuk belajar dan menggali ilmu selama lima hari dari tanggal 17-21 Juli 2024, yaitu 10 mahasiswa terbaik dan dua pendamping.

Selama lima hari, pembelajaran yang diberikan oleh Istanbul Foundation tersebut lebih berfokus pada ajaran dari Bediüzzaman Said Nursi.

Yaitu menjelaskan biografi Said Nursi, pemahaman makna harfi dan makna ismi pada Risalah Al-Nur, pemahaman Ibadah dan Sholat pada Risalah Nur, Sunnah Nabi melalui Bediüzzaman Said Nursi dan materi terakhir tentang Metode Bediüzzaman Said Nursi dalam Berdakwah dan ajarannya.

Bediüzzaman Said Nursi, salah seorang ulama Turki yang ingin mempertahankan pendidikan Islam di tengah gelombang arus sekulerisme yang sangat dikuat yang dibawa oleh presiden Turki saat itu, Mustafa Kemal Attaturk.

Sekulerisme merupakan pemahaman yang menginginkan pemisahan antara prinsip agama dari urusan sipil ataupun negara, bahkan lebih cenderung menghilangkannya.

Pada kesempatan ini juga para mahasiswa mengasah kemampuan mereka dalam berbahasa Arab dan Inggris, membaca literasi arab tanpa harakat. Serta kesempatan mereka mengunjungi beberapa tempat yang penuh akan sejarah. (*)

Baca Juga

Fadil Ngaku Diintimidasi, Kerah Baju Dipegang Kajati Sumbar usai Dijemput dari Rumah
Fadil Ngaku Diintimidasi, Kerah Baju Dipegang Kajati Sumbar usai Dijemput dari Rumah
Kantor Kejati Sumbar. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Dalih Kejati Sumbar Soal Jemput Mahasiswa di Rumah usai Demo: Undang Diskusi 
Cerita Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang Dijemput Kejaksaan: Tanpa Surat, Cemas dan Tertekan 
Cerita Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang Dijemput Kejaksaan: Tanpa Surat, Cemas dan Tertekan 
Foto Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang Diduga Dijemput Paksa di Rumah, Dibawa ke Ruangan Kajati Sumbar
Foto Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang Diduga Dijemput Paksa di Rumah, Dibawa ke Ruangan Kajati Sumbar
Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang Dijemput di Rumah usai Demo Dibawa ke Kejati Sumbar
Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang Dijemput di Rumah usai Demo Dibawa ke Kejati Sumbar
Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Dijemput Kejaksaan di Rumah usai Demo, Kini Tak Bisa Dihubungi