Ikut Jadi Tuan Rumah Penas Tani, Anggaran untuk Padang Pariaman Menyesuaikan

Menolak Isolasi Diri Tiba di Kampung, Perantau Sumatra Barat Sumbar Bisa Dipolisikan

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit (Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memberikan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (Penas KTNA) atau Penas Tani 2020.

Rencana sebelumnya, Kota Padang yang akan menjadi tuan rumah tunggal Penas Tani. Sehingga Pemprov menganggarkan dana tersebut hanyak untuk Kota Padang. Namun setelah diputuskan Kabupaten Padang Pariaman juga ikut menjadi tuan rumah, maka anggaran itu disesuaikan dengan penyelenggaraan setiap item kegiatan.

Pembukaan Penas Tani akan digelar di Padang Pariaman. Kemudian acara di lapangan seperti penanaman dan teknologi pertanian. Sedangkan kegiatan penutupan akan dilangsungkan di Kota Padang.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengatakan anggaran yang ada dari Pemprov akan dimanfaatkan secara maksimal. Peruntukan anggaran akan disesuaikan dengan lokasi dan pelaksanaan rangkaian acara.

“Harapan kita baik di Padang maupun di Padang Pariaman berjalan dengan lancar, anggaran akan disesuaikan dimana yang harus kita biayai maka akan kita biayai,” katanya di Padang, Kamis (2/1/2019).

Dia mengatakan tidak akan bisa lagi mengubah anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya karena APBD 2020 sudah ketok palu. Anggaran tersebut dapat nanti saat perubahan anggaran tahun 2020 yang akan dilakukan pada pertengahan tahun nanti.

“Tidak ada masalah itu, apakah nanti ditambah atau diubah pada perubahan anggaran 2020 itu juga bisa, tapi sekarang tidak bisa lagi karena APBD sudah ketuk palu dan tentu menggunakan anggaran yang sudah ada,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Walikota Padang, Fadly Amran.
Mitigasi Banjir, Pemko Padang Kaji Ulang RTRW 
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Penjelasan Pakar Pendidikan Agar Penerapan PJJ Tidak Sebatas Formalitas
Asap menyelimuti Kota Padang, Jumat (4/9/2026).
Sumbar Minim Titik Api, BMKG Sebut Kepulan Asap Datang dari Luar Sumbar
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen
DPRD Kota Padang Panggil Pertamina Terkait Pertalite Diduga Campur Semen