Identitas 8 Korban Kecelakaan Bus Alisma hingga Rebah Kuda di Padang

Langgam.id-sopir angkot

Ilustrasi kecelakaan. [foto: canva.com]

Langgam.id – Sebanyak delapan orang menjadi korban dalam kecelakaan tunggal yang dialami bus Alisma di Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 04.45 WIB. 

Bus rute Pariaman-Padang ini menabrak taman pembatasan jalan hingga terbalik atau rebah kuda. Para korban dalam kecelakaan ini alami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit serta puskesmas.

Korban di antaranya sopir bus brrnama Ismet Nuris (40). Ia mengalami luka robek dan lebam pada mata kanan. 

Tujuh korban lainya berasal dari para penumpang. Mereka bernama Dismaini (65) mengalami sakit pada telinga kanan. Yasnimar (52) mengalami hidung berdarah, lecet di dekat mata kanan, serta nyeri pada paha kiri.

Kemudian, Sudarniati (43) mengalami lebam dan nyeri pada kaki kiri. Yurneti (56) mengeluhkan sakit pada kepala, badan, dan kaki.

Rahima (68) mengalami nyeri pada kaki kiri dan rusuk kiri. Yulda Efita (54) mengalami luka robek di kepala, nyeri pada leher, serta sakit gigi. Sementara Kaharudin (60) mengalami luka robek pada kepala.

“Para korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Buaya dan Rumah Sakit M Jamil. Namun masih kita telusuri kalau ada di rumah sakit lain,” ujar Kanit Gakkum Polresta Padang, Iptu Zulkifli, Kamis (23/7/2026).

Zukifli mengungkapan, kecelakaan ini berawal dari bus melaju dari arah Simpang SMA 7 ke Simpang Anak Air. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali.

“Bus naik ke taman pembatas jalan, kemudian menabrak pohon dan tiang lampu penerangan yang berada di sisi kanan arah laju kendaraan,” kata dia. (WAN)

Baca Juga

Harga Emas Naik Jadi Rp5,6 Juta di Padang
Harga Emas Naik Jadi Rp5,6 Juta di Padang
Kualitas Udara Tidak Sehat di Padang, Warga Mulai Keluhkan Batuk dan Tenggorokan Kering
Kualitas Udara Tidak Sehat di Padang, Warga Mulai Keluhkan Batuk dan Tenggorokan Kering
Beberapa bulan belakangan ini, curah hujan di Kota Padang rendah. Hal ini dikarenakan musim kemarau melanda Ibu Kota Sumbar
BPBD Sumbar Kirim Mobil Tangki Air ke Dharmasraya dan Padang Atasi Kekeringan
kemarau april
Dharmasraya dan Padang Alami Kekeringan, BPBD Distribusikan Air Bersih
Kabut Asap Selimuti Padang, Kapan Disdik Alihkan Sekolah ke Daring?
Kabut Asap Selimuti Padang, Kapan Disdik Alihkan Sekolah ke Daring?
satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Kualitas Udara Padang Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker