HK Kebut Proyek Pipa CB 3 Dorong Peningkatan Distribusi BBM

HK Kebut Proyek Pipa CB 3 Dorong Peningkatan Distribusi BBM

Pembangunan proyek pipa CB 3 oleh Hutama Karya. (Foto: Dok. Humas HK)

Langgam.id – Dalam upaya meningkatkan kapasitas distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus mempercepat penyelesaian proyek pekerjaan pengembangan pipa Cilacap-Bandung 3 (CB 3) milik PT Pertamina Patra Niaga yang membentang dari Lomanis, Cilacap hingga ke Tasikmalaya, Jawa Barat sepanjang 126 km.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi mengatakan bahwa proyek pipa CB 3 akan menggantikan fungsi pipa CB 1 yang merupakan pipa multifungsi untuk menyalurkan gasoline (Pertalite, Pertamax) maupun gasoil (Solar, Dex).

“Pipa CB 1 telah beroperasi selama 42 tahun, hal tersebut tentunya menjadi perhatian Pertamina dalam pemenuhan kebutuhan suplai bahan bakar karena sudah melampaui umur teknis jalur pipa yaitu 20 tahun, sehingga tingkat keandalan (reliability) dan keamanan (security of supply) semakin menurun,” ujar Gunadi dikutip, Rabu (6/12/2023).

Dalam proses percepatan pembangunan, Hutama Karya melakukan serangkaian inovasi, diantaranya penggunaan metode HDD (Horizontal Directional Drilling) untuk penanaman pipa yang berada di lokasi perkotaan dan padat penduduk dengan senantiasa melakukan koordinasi serta sosialisasi yang baik kepada stakeholder. Pemasangan pipa CB 3 juga dilakukan secara hati-hati untuk menghindari kerusakan karena berada di jalur yang sama dengan pipa CB 1 dan CB 2 sekaligus untuk menghemat biaya recovery.

Adapun pekerjaan yang telah selesai diantaranya penanaman pipa sepanjang 113 Km atau setara dengan progres yang secara keseluruhan saat ini mencapai 76% pada instalasi pig launcher dan pig receiver di TBBM Lomanis dan TBBM Tasikmalaya, instalasi pipa di atas Jembatan Jakadenda 2, Jembatan Condong serta beberapa lokasi lainnya dengan target penyelesaian pada bulan Mei 2024 mendatang.

Proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) tersebut digarap melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan PT Timas Suplindo (Timas) (KSO HKTS), saat ini pekerjaan masih berjalan dengan sisa lingkup diantaranya penanaman pipa sepanjang 12 Km, perbaikan dan tahapan uji coba.

Lebih lanjut Gunadi menyampaikan bahwa pipa CB 3 didesain dengan rencana kecepatan aliran 900 km/jam berdiameter 20 inch atau sekitar 50 cm, lebih besar dari pipa CB 1 maupun CB 2 masing-masing sebesar 10 inch dan 16 inch.

“Dengan kapasitas penyaluran yang 2 kali lipat lebih besar, pipa CB 3 ditargetkan mampu mencukupi kebutuhan BBM khususnya untuk area Jawa Barat bagian Selatan,” tutup Gunadi. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik Timpa Truk, Arus Lalu Lintas Buka Tutup
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Apakah Layak Rezim Ini Dipertahankan?
Apakah Layak Rezim Ini Dipertahankan?
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Pemain baru Semen Padang FC Muhammad Hargianto
Resmi! Semen Padang Fc Kenalkan Gelandang Baru M Hergianto
jemaah haji 2026 embarkasi Padang (Dok. Humas Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar)
Haji 2026, Kemenhaj Sumbar: 7 Jamaah Masih Dirawat di Mekkah