Hipnotis Satgas Covid-19 Gadungan: Tipu Puluhan Korban di Padang hingga Pekanbaru

Langgam.id Dua orang pelaku penipuan diduga mengandalkan ilmu hipnotis dengan berpura-pura menjadi Tim Satgas Covid-19 ditangkap pihak kepolisian di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Pelaku merupakan seorang perempuan dan laki-laki bernama Dian Anggraini (42) dan Jefrinaldi (46).

Dari pengakuan para pelaku kepada pihak kepolisian, mereka telah beraksi di sejumlah wilayah di Kota Padang. Tak hanya itu, aksi kejahatannya juga dilakukan di Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam hingga Pekanbaru.

“Kota Padang dilakukan sebanyak 23 tempat kejadian perkara. Modus penipuan pelaku ini juga sudah sampai ke Pekanbaru. Laporan polisinya ada, pihak kepolisian di Pekanbaru akan koordinasi dengan kami,” kata Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir saat jumpa pers dengan wartawan, Kamis (26/11/2020).

Untuk di Pekanbaru pelaku telah beraksi sebanyak tiga kali, begitupun di Kota Bukittinggi. Sedang khusus Kabupaten Agam, pelaku baru beraksi sebanyak satu kali. Setiap aksinya, pelaku menggunakan modus sebagai Tim Satgas Covid-19.

Imran meminta kepada masyarakat, khususnya di Kota Padang yang merasa pernah menjadi korban dari aksi kejahatan pelaku membuat laporan. Sebab, hingga kini pihaknya baru menerima laporan sebanyak sembilan korban.

“Kami berharap masyarakat segera melapor ke kami, biar jelas. Laporan yang ada sama kami baru sembilan. Pengungkapan kasus ini berkat kerja keras personel. Kami juga bekerja sama dengan instansi terkait agar mendapatkan CCTV,” tuturnya.

Sebelumnya, terkahir kejadian penipuan yang dilakukan pelaku pada 9 November 2020 di Jalan Enggang 1 RT 5 RW 11, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Di lokasi itu, seorang korban bernama Erlinda Wismai terperdaya oleh tipuan pelaku. Akibatnya, korban kehilangan dua gelang emas seberat 50 gram.

Berikut 23 lokasi kejahatan pelaku di Padang:

1. Perumahan Jala Utama Parak Laweh.

2. Jalan Bandes Pampangan.

3. Jalan Ampalu Raya No. 66 Rt/Rw 02/17, Pegambiran Ampalu, Lubuk Begalung.

4. Abdul Muis Jati.

5. Simpang Haru PJKA.

6. Perum Belakang Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil.

7. Jalan Pisang Perumahan Belakang Rumah Sakit Semen Padang.

8. Jundul Rawang Sesudah Kantor Lurah
Lubuk Kilangan.

9. Gadut Komplek Unand Blok B

10. Bandar Buat

11. Simp Pasar Baru

12. Piyai Rumah Ternak Jawi

13. Kompleks Filano Blok. B.2 Rt/Rw 002/018 Parupuk Tabing.

14. Kompleks Singgalang Blok.A9-11 Rt/Rw 003/004, Kelurahan Batang Kabung.

15. Jalan Anak air Batipuh Panjang.

16. Tunggul Hitam Jalan DPR.

17. Air Tawar masuk Simpang Depan Basko.

18. Astratek Ulak Karang.

19. Perumahan belakang Pasar Siteba.

20. Simpang SPBU Taruko.

21. Belimbing.

22. Belakang SPBU Tabing.

23. Masuk dari Indah Teater lama depan Mie Ayam. (Irwanda)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre