Hasil Tes Swab Pertama Direktur RSUD Achmad Darwis Negatif Corona

2 Dokter di RSAM Bukittinggi Positif Corona

Rumah Sakit Achmad Mochtar. (Sumber foto: https://www.facebook.com/promkesrsam2019/)

Langgam.id - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Achmad Darwis, Suliki Kabupaten Limapuluh Kota, Muryati Dhatri yang sempat diisolasi di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, sudah menjalani pemeriksaan swab tenggorokan pertama. Hasilnya negatif corona.

Hal ini dibenarkan Wakil Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi, Deddy Herman. Pemeriksaan swab dilakukan di Labolatorium Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang.

"Pemeriksaan swab pertama negatif. Meskipun demikian yang bersangkutan masih dirawat di RSAM Bukittinggi, tapi sudah pindah ke ruangan biasa, bukan ruang isolasi," katanya dihubungi langgam.id, Rabu (1/4/2020) malam.

Dedi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan swab kedua terhadap Direktur RSUD Achamd Darwis. Pihaknya sudah menyerahkan dan masih menunggu hasil laboratorium.

"Pemeriksaan sudah, kami hanya menunggu hasil saja lagi. Apabila nanti dinyatakan negatif, maka Buk Direktur bebas dari virus corona," ujarnya.

Sebelumnya, Muryati Dhatrid dirujuk ke RSAM Bukittinggi sejak Minggu (29/3/2020) karena demam tinggi, usai menghadiri rapat bersama unsur Forkopimka Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Dia sempat dirawat di ruang isolasi khusus RSAM Bukittinggi, karena mengalami sesak nafas dan nafsu makannya berkurang. Baca juga: Berstatus PDP Corona, Direktur RSUD Achmad Darwis Diisolasi di Ruangan Khusus RSAM. (Irwanda)

Baca Juga

Muhammad Nasir
Antara Yang Sekarang dan Yang akan Datang (Catatan Diskusi Zelfeni Wimra dan Fajar R. Vesky)
M. FAJAR RILLAH VESKY
"Kerbau Punya Susu, Sapi Punya Nama"(Jawaban Mengapa Kabupaten Limapuluh Kota Tidak Memiliki Perguruan Tinggi?)
Mencermati analisis Statistik Pendidikan Indonesia yang diluncurkan Badan Pusat Statistik pada 2023 lalu, terutama jenjang perguruan tinggi.
Mengapa Kabupaten Limapuluh Kota Tidak Memiliki Perguruan Tinggi?
Polisi Masih Buru Pelaku Curas di Padang Panjang yang Sebabkan Seorang Nenek Meninggal
Pedagang Emas di Limapuluh Kota Dirampok, Suami Tewas dan Istri Luka-luka
Meriahnya Tradisi Alek Bakajang di Pangkalan Limapuluh Kota
Meriahnya Tradisi Alek Bakajang di Pangkalan Limapuluh Kota
Pakar ilmu pengelolaan sumberdaya pesisir dan lautan Yonvitner dikukuhkan menjadi Guru Besar Tetap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB
Yonvitner, Putra Asal Limapuluh Kota Dikukuhkan Jadi Guru Besar IPB