Hari Pertama Kerja, Wako Padang Sidak Kehadiran ASN

Wali Kota Padang Hendri Septa telah menerima Surat Keputusan (SK) yang berisi formasi kebutuhan ASN. SK itu diterima Hendri dari Menteri PANRB

Wali Kota Padang Hendri Septa. (Foto: Prokopim Pemko Padang)

Langgam.id –Pemerintah Kota Padang akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di seluruh kantor OPD yang ada di lingkungan Pemko Padang di hari pertama kerja usai libur Lebaran, Rabu (26/4/2023).

Wali Kota Padang Hendri Septa direncanakan juga akan hadir melakukan sidak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Arfian mengatakan sidak tersebut dilakukan untuk melihat kehadiran ASN usai libur Lebaran.

Menurut Arfian, sidak ini rutin dilakukan setiap tahunnya di hari pertama masuk kerja ASN guna mengantisipasi adanya penambahan libur oleh ASN.

Di samping itu, sidak juga dalam rangka penegakan disiplin di kalangan ASN Pemko Padang.

“Ya, kita akan melakukan sidak di semua kantor OPD di hari pertama kerja,” kata Arfian dikutip dari laman Kominfo

Ia menambahkan, momentum bulan Syawal ini diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi ASN untuk bekerja lebih baik lagi.

“ASN harus memberi contoh yang baik agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” tutur Arfian. (*/FS)

Tag:

Baca Juga

DPMPTSP Padang Jemput Bola Layani Penerbitan NIB di Lokasi Usaha
DPMPTSP Padang Jemput Bola Layani Penerbitan NIB di Lokasi Usaha
Yari School Lepas 20 Siswa Ikuti Pertukaran Pelajar ke Finlandia
Yari School Lepas 20 Siswa Ikuti Pertukaran Pelajar ke Finlandia
DPRD Sumbar Minta Pemprov Tarik Pajak Dari 1,4 Juta Kendaraan di Tahun 2023
Bapenda Layangkan SP1 ke 37 Perusahaan Sektor Perkebunan yang Nunggak Pajak Air Permukaan 
Sempat Terlihat Berkabut Pagi Hari, DLH Klaim Kualitas Udara Padang Masih Baik
Sempat Terlihat Berkabut Pagi Hari, DLH Klaim Kualitas Udara Padang Masih Baik
Kejaksaan Selidiki Dugaan Korupsi Subsidi Trans Padang Rp5,2 Miliar
Kejaksaan Selidiki Dugaan Korupsi Subsidi Trans Padang Rp5,2 Miliar
Pengamat: Risiko Kualitas Udara Padang Perlu Dipetakan Berbasis GIS
Pengamat: Risiko Kualitas Udara Padang Perlu Dipetakan Berbasis GIS