Langgam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman memperkirakan sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan, Rabu (2/9/2026).
Prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai Rabu pukul 07.00 WIB hingga Kamis (3/9/2026) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data BMKG, hujan berpotensi terjadi di sejumlah daerah sejak siang hingga malam hari dengan intensitas yang bervariasi.
Kabupaten Pasaman Barat diperkirakan mengalami hujan disertai petir pada sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu, hujan masih berpotensi berlangsung hingga malam hari. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Agam, dengan potensi hujan pada siang dan sore serta hujan petir pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB.
Potensi hujan petir juga tercatat di Kabupaten Padang Pariaman pada malam hari. Sementara Kota Pariaman diprakirakan mengalami hujan sejak siang hingga malam, dengan intensitas sedang pada malam hari.
Wilayah lain yang berpotensi mengalami hujan antara lain Kabupaten Pasaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Padang, serta Kabupaten Pesisir Selatan. Umumnya hujan diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari.
Kepulauan Mentawai menjadi salah satu wilayah dengan potensi hujan paling dominan. BMKG memprakirakan hujan terjadi hampir sepanjang periode prakiraan, mulai pagi hingga Kamis pagi.
Sementara itu, kondisi cuaca relatif lebih cerah diprakirakan terjadi di Kabupaten Dharmasraya. Wilayah tersebut diprakirakan cerah pada siang hingga sore hari, sebelum berubah menjadi cerah berawan dan berawan pada malam hingga dini hari.
Suhu udara di Sumbar selama periode prakiraan berkisar antara 18 hingga 33 derajat celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di Kota Bukittinggi, yakni 18-25 derajat celsius, sedangkan suhu tertinggi mencapai 33 derajat celsius di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Untuk angin, kecepatan maksimum yang diprakirakan mencapai 30 kilometer per jam di Kepulauan Mentawai. Kota Padang diprakirakan memiliki kecepatan angin hingga 20 kilometer per jam, sementara beberapa wilayah lainnya berada pada kisaran 8-19 kilometer per jam.
BMKG juga mencatat kelembapan udara di Sumbar cukup tinggi, berkisar antara 60 hingga 99 persen. Kondisi tersebut turut mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Sumbar. (HER)






