Langgam.id – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat kembali diperbarui pada Senin (27/7/2026). Berdasarkan hasil pemantauan harian Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Pasaman Barat, harga brondolan masih bertahan di angka Rp3.700 per kilogram.
Selain itu, harga TBS tertinggi tercatat sebesar Rp3.972,26 per kilogram, sedangkan harga terendah berada di level Rp3.180 per kilogram.
Harga tertinggi Rp3.972,26 per kilogram dibayarkan oleh PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) untuk kategori mitra plasma dan mitra swadaya. Sementara harga brondolan sebesar Rp3.700 per kilogram juga ditetapkan oleh perusahaan tersebut.
Pada kategori nonmitra, harga pembelian TBS bervariasi di masing-masing perusahaan. Harga tertinggi tercatat sebesar Rp3.435 per kilogram di PT Gunung Sawit Abadi (GSA), sedangkan harga terendah sebesar Rp3.180 per kilogram dibayarkan oleh PT Agro Wira Ligatsa (AWL).
Untuk kategori mitra plasma, PT Bina Tani Nusantara (BTN) dan PT Agrowiratama membeli TBS seharga Rp3.810,92 per kilogram. Sementara PT Gersindo, PT Andalas Agro Industri (AAI), dan PT Laras Internusa (LIN) menetapkan harga Rp3.754,06 per kilogram.
Pada kategori mitra swadaya, selain PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) dengan harga Rp3.972,26 per kilogram, PT Gunung Sawit Abadi (GSA) membeli TBS seharga Rp3.912,72 per kilogram. Selanjutnya, PT Sari Buah Sawit (SBS) dan PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) menetapkan harga Rp3.480 per kilogram, sedangkan PT Agro Wira Ligatsa (AWL) membeli TBS dengan harga Rp3.190 per kilogram.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus melakukan pemantauan harga TBS setiap hari sebagai bentuk transparansi informasi bagi petani sawit. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani dalam menentukan waktu penjualan hasil panen serta memantau perkembangan harga di pabrik kelapa sawit yang beroperasi di daerah tersebut. (HER)



