Langgam.id – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat kembali mengalami penguatan. Berdasarkan pemantauan harga harian Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat untuk Minggu, 26 Juli 2026, harga TBS tertinggi mencapai Rp3.972,26 per kilogram.
Harga tertinggi tersebut dibayarkan oleh PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) untuk kategori mitra swadaya. Sementara pada kategori mitra plasma, perusahaan yang sama juga menetapkan harga Rp3.972,26 per kilogram.
Di sisi lain, harga TBS terendah tercatat sebesar Rp3.180 per kilogram pada kategori nonmitra. Adapun harga brondolan di PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) ditetapkan sebesar Rp3.700 per kilogram.
Selain RPSM, sejumlah perusahaan lain juga menawarkan harga kompetitif. PT Bina Tani Nusantara (BTN) menetapkan harga Rp3.810,92 per kilogram untuk mitra plasma, sedangkan PT Gunung Sawit Abadi (GSA) membayar Rp3.912,72 per kilogram untuk mitra swadaya. Untuk kategori nonmitra, harga tertinggi mencapai Rp3.435 per kilogram.
Pemantauan harga dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan pengolahan sawit di Pasaman Barat yang membeli TBS dari petani mitra plasma, mitra swadaya, maupun nonmitra. Perbedaan harga dipengaruhi oleh pola kemitraan, kualitas buah, serta kebijakan masing-masing perusahaan.
Dengan harga TBS yang mendekati Rp4.000 per kilogram, kondisi ini diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat di tengah tren penguatan harga komoditas sawit di Sumatera Barat. (HER)



