Hadapi MTQ Sumbar, Kafilah Payakumbuh Try Out Bersama dengan Limapuluh Kota

Langgam.id-MTQ

Kafilah kaligrafi Kota Payakumbuh sedang mengikuti try out. [foto: Pemko Payakumbuh]

Langgam.id – Kafilah kaligrafi Kota Payakumbuh melakukan try out bersama dengan kafilah Kabupaten Limapuluh. Try out bersama ini dilakukan untuk mengukur batas kemampuan kafilah sebelum tampil di pentas MTQ tingkat Sumbar di Padang Panjang yang tinggal menghitung hari.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Payakumbuh Irwan Suwandi meninjau langsung pelaksanaan try out bersama antara kafilah Payakumbuh dan Limapuluh Kota di Tarantang Harau, Senin (25/10/2021).

Irwan mengungkapkan, bahwa dirinya akan terus mendorong dan mendukung seluruh kafilah agar terus mempersiapkan diri dan terus berlatih. Hal ini supaya tampil maksimal pada pegelaran MTQ tingkat Sumbar di November mendatang.

“Waktu kita semakin dekat, jadi persiapan kafilah harus terus dimatangkan, agar prestasi kita bisa lebih bagus di MTQ Padang Panjang nanti,” harap Irwan.

Irwan mengatakan, dengan adanya try out bersama ini, maka kafilah bisa mengukur sebatas apa kemampuannya menjelang tampil.

Serta dengan kegiatan seperti ini terangnya, secara tidak langsung para kafilah bisa memperbaiki kekurangan mereka.

“Dan Kita juga akan usahan untuk mendorong cabang lainnya untuk melakukan komparasi dengan lawan tanding dari daerah lain sebelum tampil nanti. Insya Allah dengan try out yang dilaksanakan seperti ini, diharapkan hasilnya akan lebih baik lagi,” tuturnya.

Sangat Efektif

Pelatih dari Sumbar yang juga merupakan mantan juara kaligrafi di tingkat Asia Tenggara dan nasional Ade Setiawan mengatakan, pelatihan yang dilakukan seperti ini sangat efektif.

Menurutnya, selain uji kemampuan, bisa juga menambah pengalaman. Bahkan bisa menemukan trik jitu untuk menghasilkan karya yang jauh lebih baik dari latihan secara mandiri.

“Dengan pelatihan seperti ini, kita lihat perkembangan kafilah jauh lebih efektif dari pada latihan secara mandiri. Sejak awal latihan sampai sekarang kita lihat perkembangan kafilah cukup signifikan,” beber Ade.

Baca juga: Pemko Payakumbuh Gelar Festival Arung Jeram Batang Agam 2021

Ia mengatakan, bahwa kalau cuma diandalkan pelatihan secara mandiri, tentu kafilah tidak bisa mengukur kemampuan mereka. Selain itu, hasilnya pun tidak bisa maksimal.

Ade mengharapkan, Pemko Payakumbuh bisa memberi perhatian lebih kepada para khattat. Hal ini karena merupakan aset jangka panjang untuk Kota Payakumbuh pada perhelatan MTQ kedepannya.

Baca Juga

Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Bangunan rangka besi hotel di sempadan sungai Lembah Anai.
Apa Saja Aturan yang Dilanggar Bangunan di Lembah Anai?
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Jangan Rusak Lembah Anai Demi Cuan Semata