Gubernur Sumbar Tegaskan Larangan Kapal Bawa Penumpang ke Mentawai

Kapal AntarPulau di Mentawai

Sejumlah kapal berlabuh di Dermaga Pokai, Siberut Utara, Mentawai (Foto: Zulfikar/Langgam.id)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno melakukan peninjauan  untuk memastikan persiapan  PT ASDP di Pelabuhan Bungus, Kota Padang dalam menanggulangi pandemi virus corona atau covid-19, Minggu (4/5/2020).

Kunjungan gubernur Sumbar untuk memastikan kesiapan pelabuhan Bungus, agar tidak menerima penumpang dari Padang ke Mentawai. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Kita harus bertegas-tegas menghadapi wabah virus corona. Pihak ASDP tidak dibenarkan lagi menerima penumpang,” katanya.

Terkait Permenhub nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Pihak Pemprov Sumbar telah menetapkan tidak ada lagi orang yang masuk ke Kabupaten Mentawai.

“Penumpang yang boleh masuk ke Mentawai adalah TNI dan Polri atau ASN yang ditugaskan dalam penanganan Covid-19. Selain itu ada juga pedagang yang membawa barang dagangannya untuk kebutuhan Kepulauan Mentawai, seperti pedagang bahan pokok,” katanya.

Sementara pihak Kabupaten Kepulauan Mentawai jelas telah  melakukan karantina lokal untuk mencegah penyebaran virus corona ke Mentawai. Apalagi di Sumbar daratan telah ditemukan kasus positif virus tersebut.

Kapal Ambu-Ambu dan Gambolo tetap diizinkan berlayar dengan syarat tidak membawa penumpang dan hanya membawa barang-barang, seperti barang dagangan dan kebutuhan bahan pokok makanan.

Ia berharap untuk kapal Ambu-Ambu dan Gambolo tetap berlayar, dengan syarat tidak boleh membawa orang. Untuk memastikan itu pihak Kepolisian dan TNi melakukan pengawasan di pelabuhan, baik Bungus maupun di pelabuhan Tuapejat.

“Salah satu pintu masuk ini perlu diperketat yakni melalui laut, karena tidak sedikit juga penumpang yang masuk merupakan warga yang telah berkunjung dari beberapa daerah, yang ditakutkan bisa terdampak pada penyebaran virus tersebut,” katanya.

Meskipun ada yang darurat terlebih dahulu harus dicek dan diperiksa oleh pihak berwajib sebelum masuk kapal. Dan harus mengisi data agar jelas tujuannya.

“Kita harus bertegas-tegas, sudah banyak yang jadi korban virus Corona, apalagi ini daerah kepulauan,” katanya. (*/Rahmadi)

Baca Juga

Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Populasi Hewan Endemik Mentawai Turun 42 Persen, Kemenhut Didesak Stop Eksploitasi Hutan
Populasi Hewan Endemik Mentawai Turun 42 Persen, Kemenhut Didesak Stop Eksploitasi Hutan
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Galodo Hantam Kantor Dinas PUPR Kabupaten Solok, 80 Persen Bangunan Rusak
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo
Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo