Gubernur Sebut Isu SARA dan Politik Uang Tak Laku di Sumbar

Gubernur Sumbar KPU | Irwan Prayitno

Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno (Foto: Langgam.id)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyebut Pilkada Serentak 2020 di Sumbar biasanya berjalan dengan kondusif. Menurutnya isu tentang Suku Ras Agama dan Antar golongan (SARA) hampir tidak pernah muncul di Sumbar.

“Untuk di Sumbar, saya melihat urusan SARA mungkin kalau disebut tidak, ya hampir tidak ada, kalau ditanya kenapa, karena penduduknya homogen,” katanya di Padang (25/9/2020).

Irwan mengatakan hal itu didasarkan pada pengalamannya ikut pilkada di Sumbar selama ini. Namun kondisi tersebut memang agak berbeda dengan Pilpres.

“Kecuali dulu pilpres memang ada, tetapi sekarang kita kan cuma Pilkada,” katanya.

Baca juga: Kampanye Pilkada Mulai Sabtu 26 September, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Sementara soal politik uang, menurutnya berdasarkan hasil survei baik daerah maupun nasional hampir rata-rata tidak efektif dilakukan di Sumbar. Adapun hanya sebagian kecil daerah, yang menerima uang lalu memilih sesuai dengan orang yang memberi.

“Jadi secara umum tidak efektif, orang Minang itu kalau dikasih uang diterimanya, dikasih barang diterimanya, tapi kalau memilihnya suka-suka dia, begitu budaya kita, orang tidak bisa diarahkan dan dibujuk paka uang, yakin saya itu,” katanya.

Menurutnya kalau ada yang memberi tentu akan diterima, tapi soal memilih suka-suka masyarakat. Hal ini juga sudah ada banyak bukti, bahwa mereka yang mengeluarkan uang banyak tetapi tetap juga tidak terpilih.

“Mudah-mudahan tidak terjadi, jadi kalau ada calon yang punya niat money politik kasih saja uang ke panti asuhan atau ke orang miskin, itu kan juga melanggar aturan,” katanya. (Rahmadi/ABW)

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana