Gubernur Mahyeldi Resmi Melantik 11 Bupati Wali Kota di Sumbar

Gubernur Mahyeldi Resmi Melantik 11 Bupati Wali Kota di Sumbar

Pemeriksaan jelang masuk ruang pelantikan bupati dan wali kota di Gubernuran Sumbar. (foto: Rahmadi/Langgam.id)

Langgam.id Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melantik 11 pasangan bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota hasil Pilkada 2020. Pelantikan dilakukan dengan menerapkan protokol covid-19 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (25/2/2021).

Prosesi diawali dengan 11 pasangan kepala daerah memasuki Auditorium Gubernuran. Kemudian dibacakan surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang pengesahan pengangkatan dan wakil kepala daerah hasil Pilkada 2020.

Seluruh pasangan kepala daerah berdiri berbaris dalam ruangan. Kemudian Gubernur Sumbar Mahyeldi mengambil sumpah jabatan atas nama Presiden RI. Sebelum mengambil sumpah, Mahyeldi menanyakan kesediaan seluruh pasangan kepala daerah bersedia diambil sumpahnya. Semua menjawab bersedia dan sumpah diambil menurut agama Islam.

“Saya perlu mengingatkan, bahwa sumpah yang saudara ucapkan mengandung tanggung jawab sumpah dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, tanggung jawab memelihara Pancasila dan UUD 1945, serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat,” katanya.

Baca juga: Resmi Jadi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Lantik 11 Bupati dan Wali Kota Besok

Sumpah menurutnya, disamping disaksikan oleh diri sendiri dan disaksikan oleh semua yang hadir, dan penting juga disadari sumpah disaksikan Tuhan Yang Maha Esa, karena Tuhan Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Sumpah diambil atas kemauan yang sungguh-sungguh dan janji kepada Tuhan dan kepada manusia yang harus ditepati dengan segala keikhlasan dan kejujuran. Mahyeldi kemudian mengucapkan kata sumpah yang diiiringi oleh para kepala daerah. Dalam pengucapan satu per satu kepala daerah disebutkan jabatannya.

“Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai,… memegang teguh UUD 1945, dan menjalankan segala undang-undang, dan peraturannya, dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa,” katanya.

Setelah diambil sumpah, seluruh kepala daerah melakukan penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

11 kabupaten/kota yang  dilantik kepala daerahnya adalah,

1.  Kabupaten Agam, Andri Warman-Irwan Fikri

2.  Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan-Dasril Panin dt Labuan

3.  Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri

4.  Kabupaten Padang Pariaman, Suhatri Bur-Rahmang

5.  Kabupaten Pasaman, Benny Utama-Sabar AS

6.  Kabupaten Pasaman Barat, Hamsuardi-Risnawanto

7.  Kabupaten Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar-Rudi Hariansyah

8.  Kabupaten Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir-Iraddatillah

9.  Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra-Richi Aprian

10. Kota Bukittinggi, Erman Safar-Marfendi

11. Kota Solok,  Zul Elfian-Ramadhani (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
BPBD Evakuasi 16 Jenazah Korban Galodo Silaing Jembatan Kembar
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Banjir dan Longsor di Sumbar, Anggota DPR RI Mulyadi Minta Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional