Gempa Nias Terasa Kuat di Padang, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Langgam.id – Gempa bumi dengan magnitudo 7,2  yang terjadi di Kepulauan Nias, Sumatra Utara dirasakan di Kota Padang dan beberapa daerah di Sumatra Barat (Sumbar) Jumat (14/05/2020) pukul 13.33 WIB.

Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Sultan Hendra mengatakan gempa dari provinsi tetangga itu dapat dirasakan cukup kencang di Kota Padang. Pihaknya juga berusaha menenangkan warga.

“Kami dari Pusdalops BPBD Kota Padang langsung bereaksi mensimulasikan gempa, kemudian menenangkan masyarakat,” katanya.

Kemudian menurutnya, berdasarkan pantauan petugas di lapangan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa. Namun yang terpantau adalah terjadinya kepanikan warga di sejumlah lokasi.

“Belum ada kami terima laporan kerusakan pasca gempa, yang terpantau adanya kepanikan masyarakat, seperti di Rumah Sakit M Djamil Padang, kemudian di hotel hotel, ada kepanikan sesaat pengunjung,” ujarnya.

Diketahui berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi di koordinat 0.10 Lintang Utara dan 96.53 Bujur Timur. Tepatnya 141 km Barat Daya Nias Barat.

Gempa dengam kedalaman 19 kilometer itu tidak berpotenai tsunami. Getaran akibat gempa itu bahkan terasa sampai ke Kota Padang. (Rahmadi/ABW)

Tag:

Baca Juga

51 Sirine Peringatan Dini Tsunami Terpasang di 7 Daerah Sumbar, 2 Unit Tak Aktif!
51 Sirine Peringatan Dini Tsunami Terpasang di 7 Daerah Sumbar, 2 Unit Tak Aktif!
7 Hotspot Muncul di Dharmasraya, BPBD Sumbar: Kecil Kemungkinan Jadi Karhutla
7 Hotspot Muncul di Dharmasraya, BPBD Sumbar: Kecil Kemungkinan Jadi Karhutla
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Ilustrasi karhutla
Ancaman Karhutla, BPBD Sumbar Deteksi Hotspot di Sejumlah Wilayah
Berita Agam - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Bayi usia tiga bulan terdampak Gempa Pasbar itu menbgalami luka di kepala.
Edukasi Masyarakat Soal Bencana Gempa, Ahli Geologi: Media Punya Peran Sangat Strategis