Gantikan Misran, Yusri Resmi Jabat Kepala OJK Sumbar

Gantikan Misran, Yusri Resmi Jabat Kepala OJK Sumbar

Kepala OJK Sumbar yang baru, Yusri. (Foto: rri.co.id)

Langgam.id – Jabatan kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatra Barat (Sumbar) resmi berganti secara resmi setelah serah terima jabatan dilakukan OJK di kantor pusat Jakarta, Selasa (15/6/2021) lalu.

Misran Pasaribu yang sudah satu tahun lebih bertugas di Sumbar dimutasi ke Kantor Perwakilan Jawa Barat. Penggantinya adalah Mantan Kepala OJK Riau, Yusri.

“Insya Allah (bertugas sebagai Kepala OJK Sumbar) mulai efektif Senin (besok),” kata Yusri, kepada Langgam.id, Minggu (20/6/2021).

Kepindahan ke Sumbar sebetulnya adalah pulang kampung bagi Yusri. Karena pria asal Pitalah, Kabupaten Tanah Datar itu memulai karir di Bank Indonesia Sumbar.

Kemudian di mutasi ke sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, hingga Maluku Utara. Selanjutnya, ketika OJK resmi berdiri, ia pun sempat menjabat Kepala OJK Nusa Tenggara Barat, Kepala OJK Riau, dan kini bertugas di Sumbar.

Dengan demikian, Yusri merupakan Kepala OJK ke-6 di Sumbar, berturut-turut dimulai Dedy Patria (pejabat sementara), Muhammad Ilham, Indra Yuheri, Darwisman, dan Misran Pasaribu. (hfs)

 

Tag:

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan