Forkopimda Dharmasraya Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Taratak Tinggi

Forkopimda Dharmasraya Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Taratak Tinggi

Forkopimda Dharmasraya tinjau daerah banjir dan longsor. (Foto: Dok. Polres Dharmasraya)

Langgam.id – Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, bersama Forkopimda Kabupaten Dharmasraya, yang dipimpin oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Ketua DPRD Pariyanto, melakukan peninjauan langsung terhadap wilayah terdampak banjir dan longsor di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh, pada Rabu (3/1/2024) pukul 11.00 WIB.

Dampak tingginya curah hujan beberapa hari terakhir menyebabkan pemukiman dataran rendah Kenagarian Kecamatan Timpeh, terutama di Nagari Taratak Tinggi, mengalami banjir dan longsor.

Dikutip dari siaran resmi Polres Dharmasraya, Kapolres didampingi Kasat Binmas Akp Azriman, Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Marbawi, untuk mengevaluasi kerusakan dan memastikan langkah-langkah penanganan yang tepat.

Pada peninjauan tersebut, terlihat bahwa pelepah sawit yang hanyut menjadi penyumbat saluran air, mengakibatkan air meluap ke jalan dan terjadinya longsor. Kapolres dan Forkopimda turut melibatkan masyarakat setempat dan PT Bina Pratama dalam upaya membersihkan jalan yang terkena dampak longsor.

Meski upaya pembersihan sudah dilakukan, diperlukan bantuan alat berat untuk menimbun jalan yang rusak akibat bencana alam ini. AKBP Nurhadiansyah menjelaskan bahwa tingginya curah hujan dan pelepah sawit yang menyumbat saluran air menjadi faktor utama dalam kejadian ini.

“Kerjasama semua pihak dalam menanggapi cepat bencana alam ini. Kita berkoordinasi dengan baik, dan upaya bersama telah dilakukan untuk memulihkan kondisi. Kami tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan secepat mungkin dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang terdampak,” ungkap Kapolres.

Pihak Nagari juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan Forkopimda atas respons cepat mereka terhadap bencana alam ini. Koordinasi yang efektif dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat dan perusahaan, memungkinkan penanganan yang cepat dan efisien, memberikan kepuasan dan ketenangan bagi masyarakat yang terdampak oleh hujan deras dan dampaknya. (*/Fs)

Baca Juga

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Dharmasraya Disikat, Polisi Siapkan Patroli Berkala
30 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya Padam
30 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya Padam
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya
Diduga Dipicu Puntung Rokok, 3 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya
Diduga Dipicu Puntung Rokok, 3 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya
satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Terdampak Kabut Asap, BPBD Sumbar Kirim Ribuan Masker ke Dharmasraya