Festival Layang-layang Darek Pabasko akan Digelar di Kubu Gadang

Festival Layang-layang Padang Panjang, festival layang-layang

Ilustrasi - layang-layang. (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Festival layang layang darek. Atau disebut juga Alek Nagari Alang – Alang Padang Panjang Batipuah X Koto, direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 20 September 2020 mendatang di kawasan Desa Wisata Kubu Gadang, Ekor Lubuak, Kecamatan Padang Panjang Timur.

Kegiatan atau festival layang – layang tersebut, merupakan gagasan yang lahir dari kelompok sadar wisata (pokdarwis) Kubu Gadang beserta Niniak Mamak di Kanagarian Gunuang, LPM , pemuda, Karang Taruna dan unsur lainnya.

Walikota Padang Panjang Fadly Amran, mengatakan, bermain layang-layang adalah permainan generasi muda di Minangkabau yang sudah berlangsung sejak turun temurun dan memiliki makna adat dalam setiap kegiatannya.

“Ini merupakan ide gagasan yang sangat luar biasa dari masyarakat, khususnya di Ekor Lubuak dan Niniak Mamak di Kanagarian Gunung,” ujarnya, kemarin saat menerima audiensi dari Pokdarwis Kubu Gadang beserta Niniak Mamak Kanagarian Gunuang, LPM dan Karang Taruna di Balaikota Padang Panjang.

“Festival layang layang di musim Covid-19 ini, hendaklah digunakan oleh kalangan niniak mamak mengingatkan anak kemenakannya untuk melestarikan adat dan budaya kita. Selain itu juga merupakan sarana hiburan bagi anak kemanakan saat ini. Terpenting mengingatkan anak kemanakan untuk selalu menaati protokol kesehatan,” katanya menambahkan.

Di samping itu, mengingat masih berada di masa pandemi Covid-19, Fadly meminta kepada panitia yang akan menyelenggarakan kegiatan tersebut, untuk tetap mengingatkan peserta dan penonton yang hadir agar tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan.

“Insya Allah untuk hadiah utamanya langsung dari saya,” katanya, sebagaimana dikutip dari rilis Humas Pemko Padang Panjang.

Sementara itu, Camat Padang Panjang Timur, Doni Rahman mengatakan, festival atau alek balayang – layang ini, insya Allah akan diselenggarakan pada tanggal 20 September mendatang.

“Diperkirakan yang akan diikuti adalah para pe-alang alang dari Padang Panjang, Batipuh dan X Koto.

Hal menarik dari festival ini nantinya, adalah dimana para pemain (yang menaikan layang – layang) diwajibkan untuk memakai deta, sisampiang, pakai baju kemeja dan celana dasar atau juga bisa menggunakan sarawa galambuang,” tandasnya.(Osh)

Baca Juga

Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Jembatan Kembar Margayasa di Padang Panjang yaitu Margayasa A dan B yang diterjang oleh banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, sudah
BPJN Sumbar: Secara Teknis, Jembatan Kembar Margayasa Masih Layak dan Aman Digunakan
Pemko Padang Panjang mulai menyusun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Hal ini dilakukan sebagai
Pemko Padang Panjang Susun Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Perkembangan Terkini: Berikut Nama Korban Dampak Galodo di Jembatan Kembar Padang Panjang